DetikNews
Kamis 24 Mei 2018, 06:47 WIB

Warga Stabelan Boyolali Lihat Pijaran Erupsi Merapi Pagi Tadi

Ragil Ajiyanto - detikNews
Warga Stabelan Boyolali Lihat Pijaran Erupsi Merapi Pagi Tadi Gunung Merapi dari Dukuh Stabelan, Desa Tlogolele, Boyolali. Foto diambil pada pertengahan 2017 lalu. Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom
FOKUS BERITA: Gunung Merapi Meletus
Boyolali - Gunung Merapi kembali erupsi freatik pukul 02.55 WIB. Warga Dukuh Stabelan, Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Boyolali melihat ada pijaran dalam letusan tersebut.

Kepala Dusun (Kadus) Stabelan, Maryanto, mengatakan saat terjadi letusan dini hari tadi terdengar suara gemuruh. Namun tidak begitu lama.

"Hanya sekitar 2 sampai 3 menit," kata Maryanto dihubungi detikcom,Kamis (24/5/2018).

Selain itu, warga yang langsung keluar rumah juga melihat kepulan asap dan api di puncak Merapi. Bahkan, pijar api yang dikatakannya lumayan besar itu terlihat jelas.

"Dan api. Jelas sekali," katanya.

Sebagian warga dukuh yang berjarak sekitar 3 km dari puncak Merapi itu kemudian mengungsi ke Tempat Penampungan Pengungsian Sementara (TPPS) di Desa setempat. Terutama anak, balita dan lansia.

"Sebagian dibawa ke TPPS," imbuh dia.

Suara gemuruh tak hanya terdengar dari Desa Tlogolele saja. Namun juga dari daerah lain di Kecamatan Selo, Boyolali.

Sunardi, warga Desa Samiran, Kecamatan Selo, mengatakan mendengar suara gemuruh dari Gunung Merapi dini hari tadi.

"(Suara gemuruh) Cuma 4 menitan," katanya.

Sementara itu Kepala Desa Tlogolele, Widodo, mengatakan warga Dukuh Stabelan yang sempat mengungsi ke TPPS Tlogolele sebanyak 30 orang. Namun pagi ini mereka sudah kembali lagi ke rumahnya masing-masing.

"Sudah pulang mas," kata Widodo.
(sip/sip)
FOKUS BERITA: Gunung Merapi Meletus
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed