DetikNews
Kamis 17 Mei 2018, 12:36 WIB

Komisi I DPR: Koopssusgab TNI Tangani Teror Harus Berdasar Hukum

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Komisi I DPR: Koopssusgab TNI Tangani Teror Harus Berdasar Hukum Pasukan Elite Anti-Teror (Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
Solo -

Kepala Kantor Staf Kepresidenan, Moeldoko, mengatakan Presiden merestui pembentukan Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopssusgab) TNI untuk menangani terorisme bersama Polri, bahkan tanpa menunggu hasil revisi UU Antiterorisme sebagai dasar hukum. Hal tersebut dipertanyakan DPR.

Ketua Komisi I DPR, Abdul Kharis, menilai pembentukan tim yang beranggotakan pasukan khusus TNI AD, AU dan AL itu perlu dipayungi dasar hukum. Padahal saat ini revisi UU Terorisme masih belum disahkan.

"Dasarnya apa kalau tidak pakai UU? Saya harap kita tunggu saja revisi UU ini diselesaikan dulu," kata Abdul Kharis saat mengunjungi Monumen Pers Nasional di Solo, Kamis (17/5/2018).


Secara pribadi, Kharis tidak mempermasalahkan bergabungnya TNI untuk ikut menanggulangi terorisme. Namun dia menegaskan agar tidak ada pelanggaran HAM dalam setiap penindakan terduga pelaku teror.

"Boleh bergabung, tapi jangan ada pelanggaran HAM. SOP (Standard Operating Procedure) harus dibuat sedemikian rupa agar tidak melanggar HAM," ujar dia.

Saat ini, lanjut Kharis, pembahasan revisi UU Terorisme sudah dalam tahap akhir. Dia berharap revisi UU tersebut bisa segera disahkan.

"Hanya belum ada kesepakatan tentang definisi terorisme. Ini kan lagi reses, besok (Jumat) kita buka masa sidang, tanggal 20-an akan kita kebut," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menerangkan Presiden Jokowi telah merestui pembentukan Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopssusgab) TNI untuk menanggulangi terorisme. Koopssusgab akan di bawah komando Panglima TNI.


Moeldoko menjelaskan, pembentukan Koopssusgab tidak perlu menunggu RUU Terorisme disahkan. Pembentukan ini merupakan inisiasi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

"Enggak perlu nunggu. Sekarang ini, pasukan itu sudah disiapkan," tutur Moeldoko.



"Tangani terorisme, DPR: kerja sama TNI-Polri sangat dianjurkan"! Saksikan berita selengkapnya di 20Detik:


(mbr/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed