DetikNews
Rabu 16 Mei 2018, 17:35 WIB

Byur! Ramainya Padusan di Petilasan Joko Tingkir Senjoyo Semarang

Eko Susanto - detikNews
Byur! Ramainya Padusan di Petilasan Joko Tingkir Senjoyo Semarang Suasana padusan di Umbul Senjoyo, Tengaran, Kabupaten Semarang. Foto: Eko Susanto/detikcom
Semarang - Ribuan warga menjalani tradisi padusan di kolam atau umbul petilasan Joko Tingkir, Senjoyo, Tengaran, Kabupaten Semarang. Mereka melangsungkan padusan menjelang datangnya Bulan Ramadan.

Warga yang datang ke kolam petilasan Joko Tingkir Senjoyo ini, silih berganti. Untuk berenang atau siblon di kawasan ini terbagi di Sendang Lanang dan Sendang Puteri.

Kemeriahan ini telah terasa sejak usai salat zuhur, warga datang bukan hanya Kabupaten Semarang, Kota Salatiga tapi juga dari daerah lainnya.

"Setelah habis salat zuhur, warga mulai berdatangan di Umbul Senjoyo ini. Untuk memasuki kawasan ini cukup membayar uang parkir saja," kata Suprih, petugas keamanan yang juga warga Kadipurwo, Desa Bener, Kecamatan Tengaran saat ditemui di lokasi, Rabu (16/5/2018).

Suasana padusan di Umbul Senjoyo, Tengaran, Kabupaten Semarang.Suasana padusan di Umbul Senjoyo, Tengaran, Kabupaten Semarang. Foto: Eko Susanto/detikcom

Tarif parkir sepeda motor Rp3.000 dan mobil Rp5.000.

"Nanti saat malam selikuran biasanya ada hiburan dan ramai juga," ujarnya.

Suasana padusan di Umbul Senjoyo, Tengaran, Kabupaten Semarang.Suasana padusan di Umbul Senjoyo, Tengaran, Kabupaten Semarang. Foto: Eko Susanto/detikcom

Salah seorang pengunjung Umbul Senjoyo, Maryanto Dwi Rahayu (15), mengatakan pada menjelang Bulan Ramadan tahun lalu dia padusan di Kali Pancur, Kopeng.

"Kami datang ke sini berempat. Kami memilih di sini airnya bersih dan saat mandi rasanya segar," ujarnya di temui usai padusan di Senjoyo.

Penjual Bakwan Jembak. Penjual Bakwan Jembak. Foto: Eko Susanto/detikcom

Selain itu, saat berada di kawasan Umbul Senjoyo ini ada salah satu makanan khas yakni bakwan jembak. Bakwan ini terbuat dari daun selada air.

"Kami telah habis 3 sak terigu, untuk satu saknya 25 kg. Kebanyakan membeli oleh-oleh bakwan jembak," kata penjual Bakwan Jembak, Mbok Tomblok.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed