Pantauan detikcom, bus-bus yang membawa para kader PDIP sudah mulai tiba di lokasi. Penjagaan dari kepolisian juga sudah diperketat.
Polisi bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Surakarta melakukan pembatasan lalu lintas di beberapa titik, seperti simpang empat Manahan dan Jalan Menteri Supeno. Penutupan total baru dilakukan pukul 13.00 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Parkir bus di antaranya di Lapangan Sumber, Lokananta dan Jalan Sam Ratulangi. Parkir mobil antara lain di SMA Ursulin, Kantor BPBD Surakarta dan patung kuda Manahan. Sedangkan sepeda motor di Lapangan Kottabarat, SDN Mangkubumen dan jalur lambat Jalan Adi Sucipto.
Sementara itu, Ketua DPC PDIP Surakarta, FX Hadi Rudyatmo, mengatakan apel siaga diikuti 70 ribu kader PDIP. Apel bertema 'Tetep! Setia Megawati, Setia NKRI' itu dimulai pukul 15.00 WIB.
"Pesertanya mulai dari anak ranting sampai DPD Jawa Tengah hingga DPP. Bu Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri rencananya akan memberikan santiaji," kata Rudy.
Pria yang menjabat Wali Kota Surakarta itu juga mengatakan apel siaga digelar memperingati HUT ke-45 PDIP. Kali ini, apel siaga sekaligus dalam rangka memenangkan Ganjar Pranowo dan Taj Yasin dalam Pilgub 2018.
"Acara konsolidasi ini rutin tahunan. Tapi tahun ini karena bertepatan dengan Pilkada serentak, sekaligus konsolidasi memenangkan Ganjar-Yasin," tutupnya. (sip/sip)











































