Mobil Pikap Tertabrak KA di Sragen, 2 Orang Tewas

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Senin, 07 Mei 2018 15:12 WIB
Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom
Jakarta - Tabrakan terjadi antara kereta api (KA) pengangkut semen dengan mobil pikap di Sragen. Dua orang meninggal di tempat akibat kecelakaan tersebut.

Kecelakaan terjadi di perlintasan tanpa palang pintu. Mobil pikap melintas diperlintasan tersebut dan tidak mengetahui bila asa kereta api yang melintas.

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daop 6 Yogyakarta, Eko Budiyanto, mengatakan peristiwa terjadi Senin (7/5/2018) sekitar pukul 10.50 WIB. Kecelakaan terjadi di perlintasan KA di Desa Dempul, Gemolong, Sragen.

"Itu KA yang mengangkut semen dari arah barat atau Semarang menuju Prambanan. Di lokasi, KA ditemper mobil pikap," kata Eko saat dihubungi detikcom melalui telepon.


Dua korban tewas yakni Dhevi Kurnia (31) dan Lina Indriani (31). Mereka adalah pengendara mobil pikap bernomor polisi AD 1888 Q asal Gerenjeng, Desa Trosobo, Sambi, Boyolali.

Menurut warga sekitar, mobil pikap rusak parah karena terseret sekitar 500 meter. Kereta pun mengalami kerusakan akibat kecelakaan itu.


"Kru kereta tidak apa-apa. Tapi akibat kecelakaan, kereta harus berhenti selama 85 menit. Namun KA lain tidak terganggu," ungkap Eko.

Sementara itu, Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman, mengatakan perlintasan tersebut memang berbahaya karena tidak berpalang pintu, meskipun telah dipasang rambu-rambu.

Pihaknya akan mendata titik-titik perlintasan KA tanpa palang pintu. Selanjutnya, polisi akan berkoordinasi dengan PT KAI untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan.

"Akan kita inventarisasi perlintasan mana yang tanpa perlintasan. Kita akan komunikasikan dengan PT KAI dan Pemkab Sragen agar kecelakaan ini tak terulang kembali," kata Arif. (bgs/bgs)