HUT Bertahta, Raja Surakarta Kirab Naik Kereta Buatan Tahun 1836

HUT Bertahta, Raja Surakarta Kirab Naik Kereta Buatan Tahun 1836

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Sabtu, 05 Mei 2018 18:14 WIB
Kereta Kiai Garuda Kencana yang ditumpangi PB XIII. (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Solo - Raja Keraton Kasunanan Surakarta, Paku Buwono (PB) XIII, menggelar kirab menaiki kereta kencana. Kirab merupakan rangkaian dari tingalandalem jumenengan atau peringatan kenaikan tahta raja.

Kirab digelar Sabtu (5/5/2018) mulai sekitar pukul 14.15 WIB hingga sore dari Keraton Kasunanan Surakarta. Raja yang keluar dari keraton kemudian menaiki kereta kencana yang dibuat pada tahun 1836 itu.

"Nama keretanya Kiai Garuda Kencana. Saat itu dibuat masa PB VII. Namun sebelum kereta selesai dibuat, beliau meninggal," kata Pengageng Parentah Keraton Kasunanan Surakarta, KGPH Dipokusumo, di sela-sela kirab.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

HUT Naik Tahta, Raja Surakarta Kirab Naik Kereta KunoFoto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom

Saat kereta selesai dibuat, PB VIII lalu membayar ongkos pembuatan kereta itu. Namun PB VIII juga meninggal sebelum menggunakan kereta tersebut.

"Akhirnya raja pertama yang menggunakan kereta ini adalah PB IX," kata Gusti Dipo itu.

Adapun kirab tersebut digelar tiga pekan setelah tingalandalem jumenengan ke-14 PB XIII pada 12 April lalu. Menurut Dipo, pelaksanaan kirab memang tidak memiliki patokan tertentu.

"Tidak ada ketentuan kapan diselenggarakan, bisa saat pertama kali kenaikan tahta, bisa terkait penghitungan tahun Jawa, atau karena sinuhun (raja) menghendaki. Kali ini sinuhun menghendaki ada kirab," ujarnya.

HUT Naik Tahta, Raja Surakarta Kirab Naik Kereta KunoFoto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom

Prosesi kirab ini, lanjut Dipo, sama seperti kirab malam 1 Sura. Sekitar 4 ribu orang dari kerabat, tamu undangan, sentanadalem, abdidalem dan tim pengamanan terlibat dalam kirab itu.

"Ada kurang lebih 14 kereta untuk raja, keluarga dan tamu undangan," katanya.

Rute kirab pun sama seperti kirab malam 1 Sura. Dari keraton, rombongan berjalan melalui Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Mayor Sunaryo, Jalan Kapten Mulyadi, Jalan Veteran, Jalan Yos Sudarso, Jalan Slamet Riyadi dan kembali ke keraton. (mbr/mbr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads