DetikNews
Rabu 02 Mei 2018, 08:35 WIB

Ombudsman Tindaklanjuti Kasus Bocah Dihukum Mandi Oli Bekas

Usman Hadi - detikNews
Ombudsman Tindaklanjuti Kasus Bocah Dihukum Mandi Oli Bekas Postingan tentang anak dihukum mandi oli di Sleman. Foto: Screenshot
Yogyakarta - Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan DIY akan menindaklanjuti kasus anak di bawah umur dihukum mandi oli bekas di Sleman. Rencananya ORI Perwakilan DIY akan mulai bergerak hari ini.

"Kami akan menindaklanjuti kasus dugaan 'main hakim sendiri' terhadap anak di bawah umur ini. Hari ini tim Ombudsman RI akan mulai mengumpulkan data awal," kata Kepala ORI Perwakilan DIY, Budhi Masthuri dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Senin (1/5/2018).

Budhi menjelaskan, meski pelaku sudah meminta maaf dan berniat membiayai sekolah korban, namun bukan berarti kasus tersebut selesai. Oleh karenanya, pihaknya akan meminta penjelasan lebih lanjut ke kepolisian.

"Langkah penindakan dan pencegahan apa yang sudah dilakukan (kepolisian) sebagai bentuk kewajiban memberikan pelayanan penegakan hukum kepada masyarakat,"jabarnya.

Menurutnya, berdasarkan hukum positif yang diterapkan di Indonesia permintaan maaf pelaku tidak secara otomatis menggugurkan kewajibannya. Namun, pelaku tetap harus bertanggungjawab di depan hukum.


"Meskipun permintaan maaf tentu saja dapat menjadi faktor yang meringankan, bahkan bisa menjadi faktor pertimbangan untuk pendekatan restorative justice," tutupnya.

Sebelumnya, seorang bocah laki-laki di Sleman dihukum mandi oli bekas oleh pemilik bengkel. Penyebabnya, bocah tersebut dituduh hendak mencuri onderdil di bengkel milik pelaku.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed