58 Kapal Hanyut Disapu Arus Deras di Pemalang, 2 Nelayan Hilang

Robby Bernardi - detikNews
Kamis, 26 Apr 2018 15:04 WIB
58 kapal hanyut disapu arus di Pemalang (Foto: Robby Bernardi/detikcom)
Pemalang - Disapu arus deras kiriman dari Sungai Waluh, Asemdoyong, Pemalang, puluhan kapal tersapu dan hanyut di laut. Tidak hanya kapal, dua nelayan hingga saat ini masih dalam pencarian.

Petistiwa ini berawal pada Rabu (24/4) malam saat terjadi hujan lebat di daerah Pemalang atas (selatan). Karena volume air meningkat dan besar, menyapu kapal-kapal nelayan yang diparkir di sepanjang sungai, hingga terseret ke laut Pemalang.

Hingga Kamis (26/04) Siang, warga nelayan dibantu petugas gabungan dari Polres Pemalang, BPBD dan sukarelawan, masih berupaya mengevakuasi bangkai kapal yang karam, akibat air kiriman tersebut.

58 Kapal Hanyut Disapu Arus Deras di Pemalang, 2 Nelayan HilangKapal yang terombang-ambing di tengah laut. (Foto: Robby Bernardi/detikcom)

Tercatat terdapat 58 kapal yang tersapu ke laut. 40 kapal di antaranya ditemukan dalam kondisi rusak parah, 8 kapal nelayan masih karam, dan sisanya hilang. Tidak hanya kapal, 2 nelayan (pemilik kapal) juga hilang ikut terbawa arus.

Dalam pantauan detikcom, evakuasi kapalpun, masih dilakukan dengan alat sederhana, yakni dengan mengikatkan kapal yang karam dengan beberapa kapal besar untuk ditarik dan diangkat.

58 Kapal Hanyut Disapu Arus Deras di Pemalang, 2 Nelayan HilangDua nelayan hilang dalam kejadian tersebut. (Foto: Robby Bernardi/detikcom)

Dua nelayan yang belum diketahui rimbanya karena tersapu air sungai ke laut, diketahui bernama Kakam (21) dan Kele (50). Keduanya terhanyut karena berupaya menyelamatkan kapalnya saat diterjang air kiriman di sungai setempat.

"Sampai saat ini kuta masih berupaya mencari dua nelayan yang terseret tersebut," ujar Wakapolsek Taman, Polres Pemalang, Iptu Suhartono, Kamis (26/4/2018).

58 Kapal Hanyut Disapu Arus Deras di Pemalang, 2 Nelayan HilangTim evakuasi menyaksikan kapal hanyut dari daratan. (Foto: Robby Bernardi/detikcom)

kepala BPBD Pemalang, Wismo, memaparkan di daerah Pemalang selatan pada Rabu malam memang terjadi hujan dalam intensitas tinggi. "Air langsung mengucur ke bawah," katanya.

(mbr/mbr)