DetikNews
Selasa 24 April 2018, 18:21 WIB

Atap Puluhan Rumah yang Diterjang Puting Beliung Dipasangi Terpal

Usman Hadi - detikNews
Atap Puluhan Rumah yang Diterjang Puting Beliung Dipasangi Terpal Angin puting beliung menerbangkan atap-atap rumah warga. Foto: Usman Hadi/detikcom
Yogyakarta - Atap puluhan rumah warga Yogyakarta rusak diterjang angin puting beliung. Petugas BPBD Kota Yogyakarta, relawan dan warga kini memasang terpal di atap-atap tersebut untuk mengantisipasi turunnya hujan.

"Untuk awal ini yang kita lakukan pertama adalah kita berikan terpal di sana. (Mengantisipasi) apabila malam ini nanti ada hujan," kata Plt Kepala BPBD Kota Yogyakarta, Agus Winarto saat dihubungi detikcom, Selasa (24/4/2018).

Menurutnya, pemasangan terpal dilakukan karena kerusakan di atap rumah warga tergolong parah. Untuk atap rumah warga yang hanya mengalami kerusakan kecil langsung ditangani petugas BPBD, relawan, dan masyarakat.


"Pemasangan terpal itu kita lakukan ke beberapa rumah warga yang atapnya rusak parah, sehingga tidak bisa langsung diperbaiki. Kalau tadi ada beberapa rumah warga yang bisa langsung ditangani petugas," sebutnya.


Agus melanjutkan, pihaknya belum bisa menyimpulkan berapa jumlah rumah warga Kota Yogyakarta yang rusak. Namun merujuk data sementara yang diterimanya, ada sekitar 20-an rumah warga terdampak angin kencang.

"Kurang lebih ada 20-an rumah rusak. Tetapi secara umum tidak ada gangguan konstruksi rumah, hanya atapnya rusak saja," tandasnya.

Agus memastikan bencana ini tidak sampai menyebabkan kerusakan konstruksi. "Hanya atap saya, kalau konstruksi tidak ada," tegas Agus.

Menurutnya, akibat bencana puting beliung di Kota Yogyakarta paling parah hanya menyebabkan atap rumah warga rusak. Kemudian, beberapa pagar warga juga terdampak.

Selanjutnya, Agus menerangkan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam bencana ini. Hanya saja, seorang dosen Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa (STPMD) Yogya pingsan karena kaget melihat puting beliung.

"Sementara untuk kerugian material kami belum mendata, karena dampak bencana puting beliung terjadi di beberapa tempat," sebutnya.

Dia meminta masyarakat tetap berhati-hati. Selanjutnya, warga juga diminta untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi di rumah mereka.

"Kami sampaikan kepada warga, yang pertama memang atap rumah yang kira-kira itu tidak kokoh itu dikokohkan lah. Kedua, pohon-pohon yang ada di lingkungan yang kira-kira membahayakan laporkan ke kita," ucapnya.

"Nanti kalau memang warga tidak bisa mengatasi sendiri, nanti bisa (dibantu) dari DLH (Kota Yogyakarta) atau dari BPBD," pungkas dia.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed