DetikNews
Sabtu 21 April 2018, 08:53 WIB

Viral Kakek Penjual Kendi Dipukuli Preman, Bagaimana Faktanya?

Akrom Hazami - detikNews
Viral Kakek Penjual Kendi Dipukuli Preman, Bagaimana Faktanya? Kakek Paring sedang dapat perawatan. Foto: Instagram Ndorobeii
Kudus - Kisah dan foto kakek dengan luka di kening beredar di media sosial. Dalam keterangan foto, kakek itu menjadi korban pemukulan preman. Seperti apa faktanya?

Dalam keterangan foto yang ramai di media sosial, tertulis kakek tersebut terluka karena dipukuli preman. Seperti yang diunggah salah satu akun Instagram @ndorobeii. Pemilik akun menguggahnya Jumat (20/4) malam.

"Kepada sahabatku di manapu berada terutama yg tinggal di Kudus. Tlg yg dekat merapat. Infokan ke Dinsos Kudus, kepada bapak polisi yg bertugas di wilayah Kudus. Mohon dengan sangat untuk kroscek dan menindak lanjut, tentang kejadian penganiayaan dan pemalaka terhadap kakek tua itu," tulisnya.

"Tolong usut dan tangkap pelakunya. Ini tidak boleh dibiarkan. Info yang saya dapat sbb : kakek penjual celengan tanah ini dipukuli karena diperas oknum/preman, kemarin pada 19 April 2018. Kakek korban kekerasan tersebut kemudian dipindah di sekitar SMP 5 Kudus. Dengan kondisi luka seperti di foto. Namu kakek tersebut hanya diam dan tetap jualan di Perempatan Proliman. Melihat luka beliau yag cukup parah, ada warga yang membawa ke Klinik Pratama As Syifa di Langgar Dalem," lanjutnya.

"Alhamdulilah sudah mendapatkan perawatan di sana (5 jahitan). Di dapat informasi tempat tinggal beliau di daerah Kedungwaru. Ketika ada yg pengin mengantarkan beliau ke rumah, beliau bersikeras ingin di Kudus sampai daganganya habis."

"Untuk sementara maka pemberian warga sekitarnya dan ada juga yang membatu jajaran pegawai kesehatan Klinik Pratama As Syifa telah merawat beliau dengan biaya pribadi serta dibatu diberi jaket," kutip detikcom dari akun itu.

Sontak hal itu cepat mendapatkan respons berupa komentar. Banyak dari warganet yang menaruh belas kasihan kepada si kakek. Akun Inkapramitia menulis 'Ya Allah paling ga tega lihat orang tua gini."

Kasat Reskrim Polres Kudus AKP Onkoseno G Sukahar mengatakan, informasi seorang kakek dengan luka di pelipis memang ramai di medsos.

"Kami akan cek dulu. Memang ramai di medsos," kata Onkoseno melalui pesan pendek ke detikcom.

Diwawancara terpisah, Satpol PP Kudus Djati Solechah mengatakan, pihaknya telah ikut membantu kakek bermama Paring itu. Paring merupakan penjual kendi yang biasa mangkal di jalan Sunan Muria, Kudus.

"Di lokasi barat traffic light Barongan untuk diantar ke rumahnya karena yang heboh di masyarakat habis dipalak sama preman terluka di bagian pelipis kepala," kata Djati saat dihubungi detikcom.

Menurutnya Paring mengalami luka ringan. Kepada Djati, Paring mengaku terluka karena jatuh, bukan karena pukulan. Paring juga sudah diantarkan ke rumahnya di Karanganyar, Demak.

"Di lokasi diterima pak Kadus Bapak Mujiono dan Bhabinkantibmas dan keluarga," pungkasnya.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed