Adam, perwakilan komunitas balon udara Wonosobo menuturkan, tradisi balon udara sudah dilakukan sejak lama. Bahkan, tradisi ini dimanfaatkan pecinta balon udara sebagai wadah untuk silaturahmi antar warga.
"Tradisi ini kami lakukan setahun sekali. Kami harap ada jalan keluar agar tradisi ini tetap bisa dilakukan," curhatnya kepada AHY saat bertemu dengan berbagai komunitas di cafe Kongkow, Wonosobo Jumat (13/4/2018).
Adanya aturan ini lanjut dia, karena penerbangan balon udara tersebut mengganggu penerbangan. Namun ia tetap berharap agar tradisi penerbangan balon udara tetap bisa dilakukan.
"Apalagi penerbangan balon udara ini sudah menjadi tradisi di Wonosobo," tutur Adam beralasan.
Menanggapi hal tersebut, AHY menuturkan, perlu dilakukan komunikasi. Sehingga, tradisi penerbangan tetap bisa dilakukan namun tidak sampai mengganggu penerbangan lainnya.
"Yang terpenting harus dikomunikasikan. Sehingga kegiatan khas lokal tetap bisa dilakukan," kata AHY. (bgs/bgs)











































