DetikNews
Jumat 13 April 2018, 18:08 WIB

Puluhan Tahun Mengidap Tumor, Perut Wanita Terus Membesar

Imam - detikNews
Puluhan Tahun Mengidap Tumor, Perut Wanita Terus Membesar Wanita di Brebes ini mengidap tumor di perutnya.Foto: Imam Suripto/detikcom
Brebes - Seorang warga Brebes, Cucinaeni sudah puluhan tahun mengidap penyakit tumor di perutnya. Perutnya terus membesar dan kondisinya memprihatinkan.

Di usianya yang ke 42 tahun, Cucinaeni hanya bisa berbaring di kamarnya yang berukuran 4x3 meter. Perut wanita ini membesar dengan ukuran yang tidak lazim. Selain membuat sesak nafas, kondisi ini membuat dia tidak bebas bergerak. Tidak jarang, dia terpaksa buang air kecil di kamarnya karena kesulitan untuk berdiri dan berjalan.

Sesekali wanita yang tinggal di Desa Cimohong, Kecamatan Bukamba, Brebes ini keluar kamar untuk mengusir kebosanan dan sekedar mencari udara segar. Untuk bisa berdiri, Cucinaeni harus mencari pegangan atau dibantu orang lain.

Wanita ini tinggal bersama ibunya, Juri (78) dan adiknya, Ali (25). Juri yang sudah menginjak uzur ini lebih banyak berbaring di ruang tengah. Sedangkan Ali bekerja di sebuan mini market.

Cucinaeni merupakan anak ke dua dari enam bersaudara. Ditemui di rumahnya, Juri mengatakan, selain perutnya membesar, Cucinaeni juga mengalami keterbelakangan mental.

"Susah kalau diajak ngobrol, dulunya sakit kepala terus menerus, sampai seperti ini," jelasnya, Jumat (13/4/2018).

Anaknya ini menderita tumor sejak usia 20 tahun. Karena perutnya membesar, Cucinaeni terlihat seperti orang hamil, hingga sempat menjadi pergunjingan tetangga.

"Keluarga sempat dibuat malu, belum menikah dan bahkan sampai sekarang, kok tiba-tiba dikira orang hamil," tutur Juri.

Tak tahan dengan gosip tetangga, Juri meminta tolong pada keponakannya yang berprofesi sebagai seorang bidan. Setelah diperiksa ternyata bukan hamil tapi ada daging tumbuh di perutnya. Beberapa kali pernah diobati dan sempat sembuh, tapi kemudian kambuh lagi hingga sekarang.

Juri mengaku sudah maksimal mengupayakan pengobatan anaknya ini. Meski sekarang sudah terdaftar anggota BPJS dari PBI, namun Cucinaeni belum juga dibawa ke rumah sakit. Alasannya, karena tidak ada yang bisa menunggu Cucinaeni bila harus dirawat di rumah sakit.

Seiring berjalannya waktu, perut Cucnaeni kian membesar hingga melebihi ukuran wanita hamil sembilan bulan. Namun demikian tubuhnya makin kurus.

"Kalau dibawa ke rumah sakit yang nunggu nanti siapa. Semua saudara pada kerja semua. Terus untuk ongkos bolak balik dari mana," tambah Juri.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed