"Kita ambil sisa sampel makanan yang disantap para korban, ada dugaan penyebab keracunan setelah makan sajian yang dihidangkan di tempat hajatan," kata Kasat Reskrim Polres Kulon Progo, AKP Dicky Hermansyah, kepada wartawan, Rabu (11/4/2018).
Dilaporkan sekitar 40 warga yang berasal dari Dukuh Kalinongko, Desa Kedungsari, Kecamatan Pengasih, Kulon Progo
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Semalam, 15 orang di antaranya sempat menjalani perawatan di RSUD Wates dan RS Kharisma Paramedika Wates. Selebihnya periksa di klinik dan puskesmas lalu diberi obat.
Dicky menjelaskan sampel makanan yang diambil akan dikirim ke laboratorium forensik Polri di Semarang.
"Hasil pemeriksaan dokter, memang ada indikasi keracunan. Ini kita tunggu hasil uji laboratorium sampel makanan yang kita ambil," jelas Dicky.
Dikonfirmasi terpisah, dokter umum IGD RSUD Wates, Stovia Ellen menjelaskan mayoritas warga yang datang berobat mengeluhkan gejala seperti keracunan makanan.
"Sejak kemarin petang, ada yang dehidrasi, pusing, mual sampai diare," jelasnya.
Dokter langsung memberikan penanganan medis dengan memberikan obat-obatan. Hingga kini, masih ada dua warga yang dirawat di RSUD Wates. Yakni Diyah Ayu, warga Pedukuhan Kalinongko dan Sukmini, warga Pedukuhan Ngramang.
"Dua warga yang masih dirawat kondisinya sudah mulai membaik," imbuhnya. (sip/sip)











































