DetikNews
Jumat 06 April 2018, 14:43 WIB

Kemenperin Akan Pamerkan Eskavator Buatan Semarang di GIIAS

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kemenperin Akan Pamerkan Eskavator Buatan Semarang di GIIAS 'Kasmino', eskavator buatan warga Semarang (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Semarang -

Usaha Kasmin Riyadi (38) warga Kota Semarang untuk memasarkan eskavator buatan anak negeri menemui titik terang. Eskavator buatannya akan difasilitasi untuk dipamerkan ke Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2018.

Hal itu diungkapkan Dirjen Industri Kecil dan Menengah Kementrian Perindustrian, Gati Wibawaningsih, saat berkunjung ke Sentra logam Bugangan Semarang. Kasmin mengungkapkan unek-uneknya kepada Gati dan memberikan salinan surat yang ia peroleh dari Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Surat tersebut merupakan balasan dari surat yang sebelumnya dikirim untuk Presiden Jokowi tahun 2017 lalu. Dalam surat balasan itu disebutkan hal yang diajukan Kasmin ditangani oleh Dirjen Industri Kecil dan Menengah Kemenperin.

"Pas sekali ini, jadi tadi bisa saya berikan langsung," kata Kasmin, Jumat (6/4/2018).

Menanggapi curahan hati Kasmin, Gati memberikan respon positif dengan akan mengikutsertakan eskavator buatan Kasmin ke GIIAS 2018.

Baca juga: Ini Penampakan Ekskavator Mini Buatan Kasmin di Semarang

Gati menjelaskan, fasilitas akan diberikan kepada Kasmin untuk membawa eskavatornya dan juga memamerkan di GIIAS yang akan digelar di ICE BSD bulan Agustus mendatang.

"Pak Kasim nanti kita bawa ke GIIAS di Jakarta. Pak Kasmin bawa eskavatornya ke sana. Nanti kita bantu fasilitasi," ujar Gati kepada Kasmin.

Dengan dibawanya eskavator bernama Kasmino itu ke GIIAS, Gati berharap warga Indonesia bisa tahu kalau ada anak bangsa yang sudah bisa membuat eskavator sendiri dengan harga jauh lebih murah daripada buatan perusahaan asing.

"Harus pamerkan, ini buatan anak bangsa, ini agar dikenal, menunjukkan ini anak bangsa bisa bikin," tegasnya.

Kemenperin Akan Pamerkan Eskavator Buatan Semarang di GIIAS(Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)


Dalam pertemuan itu, Kasmin juga mengungkapkan keinginanya agar bisa memasarkan ke dinas-dinas terkait. Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menjelaskan produk Kasmin harus masuk e-katalog dahulu dan saat ini Pemkot Semarang akan membantu mulai dari mengurus hak paten terlebih dulu.

"Masuk e-katalog dulu baru kita bisa beli karena hubungannya sama anggaran. Hak paten kita bantu sama LKPP-nya (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah), karena harus lewat LKPP," jelas Ita.

Untuk diketahui, Kasmin sudah mencoba membuat eskavator sejak tahun 2012. Awalnya hanya untuk alat peraga dan kemudian ada yang memesan untuk mengerjakan tambak.

Kasmin memiliki bengkel kecil di rumahnya di Jalan Nirwanasari Raya Nomor 14C RT 01 RW 01, Tembalang. Ia berharap dari bengkel kecilnya itu bisa bersaing dengan eskavator buatan luar negeri.


(alg/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed