Heru Sulistiyanto, salah seorang warga setempat mengatakan, angin disertai hujan deras mulai terjadi pada hari Selasa (3/4) sekitar pukul 18.00 WIB. Sedangkan angin puting beliung mulai merusak rumah warga sekitar pukul 20.45 WIB hingga tengah malam.
"Sejak sore memang hujan disertai angin kencang. Terus pas isya angin itu dari timur terus muter ke utara, muter-muter di atas sini. Ya akibatnya ini, rumah di sekitar sini aja, ada sekitar 12 rumah yang rusak, rata-rata gentingnya ambrol," kata Heru, Rabu (4/4/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semuanya di wilayah Rt 5 Rw 1 Desa Wiroto. Total kerugian akibat insiden ini mencapai sekitar Rp 28.500.000," jelas Lasmiatun saat ditemui di lokasi kejadian.
Rumah warga yang rusak akibat puting beliung di Rembang. Foto: Arief Syaefudin/detikcom |
Selain merusak belasan rumah warga, angin puting beliung juga menyebabkan satu pohon di Desa setempat tumbang. Pohon tumbang ini menimpa seorang pengguna jalan yang sedang melintas, yakni Suyono (39) warga Desa Grawan Kecamatan Sumber.
"Pada saat kejadian, korban sedang berteduh di bawah pohon mengalami luka patah tulang tangan dikarenakan kejatuhan ranting pohon dan sudah di evakuasi di RSUD Rembang," imbuh Lasmiatun.
Diwawancara terpisah, Kepala BPBD Rembang Purwadi Samsi yang melakukan kunjungan ke lokasi kejadian mengakui pihaknya hanya dapat membantu logistik untuk warga yang tertimpa musibah. Ia pun telah menganggarkan dana guna membantu meringankan beban warga.
"Kita dapat laporan, kita bantu warga secara logistiknya. Nanti soal dana, juga kita usahakan," tuturnya. (sip/sip)












































Rumah warga yang rusak akibat puting beliung di Rembang. Foto: Arief Syaefudin/detikcom