detikNews
Selasa 03 April 2018, 16:18 WIB

Tentang Hama Linsang yang Hantui Sistem Mina Padi di Banjarnegara

Uje Hartono - detikNews
Tentang Hama Linsang yang Hantui Sistem Mina Padi di Banjarnegara Petani mina padi di Banjarnegara saat memanen ikan Nila. Foto: Uje Hartono/detikcom
Banjarnegara - Mina padi merupakan integrasi antara pertanian dan budidaya ikan dalam satu lahan sehingga hasilnya lebih besar daripada biasanya. Hanya saja keberadaan hewan linsang masih menghantui petani saat menanam sistem mina padi di Banjarnegara.

Pasalnya, ancaman hewan linsang masih sulit ditanggulangi hingga saat ini. Meski petani sudah berupaya membuat jaring penutup memutar sawah serta menjaga hingga malam hari, namun hama ikan tersebut masih bisa masuk ke persawahan.

Seperti yang dirasakan kelompok tani di Desa Kutayasa Kecamatan Madukara, Banjarnegara. Ketua kelompok tani di desa tersebut, Ali Muhtasor mengakui jika hasil panen dengan mina padi lebih menguntungkan. Salah satunya memperkecil biaya perawatan tanaman padi.

"Perawatan lebih hemat, kerana ikan-ikan ini biasanya menyerang hama wereng pada padi. Sehingga tidak perlu beli obat pembasmi wereng," tuturnya saat panen ikan hasil mina padi, Selasa (3/4/2018).

Hanya, ancaman linsang masih sulit ditanggulangi. Padahal, pihaknya telah memagar 2 hektar sawah yang sudah ditanami dengan sistem mina padi dengan jaring. Selain itu, secara bergantian antar anggota kelompok tani berjaga saat malam hari.

"Tetapi, kami tetap kecolongan beberapa linsang masih bisa masuk. Biasanya, linsang ini sekali menyerang tidak sendiri tapi berbanyak. Sehingga ikan yang dimakan pun banyak," ungkapnya.

Meski demikian, ikan nila merah yang dibudidayakan di area persawahan ini mencapai 3 ton dari 30 ribu ekor benih dalam 3 bulan.

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Totok Setya Winarno tidak memungkiri jika saat ini hama linsang masih mengancam sistem tanam mina padi. Petani masih kesulitan untuk mencegah agar hama tersebut tidak masuk ke area sawah.

"Ancamannya itu hama linsang. Sebenarnya cara menanggulanginya untuk kolam ikan diperkeras sisi-sisinya. Tetapi untuk sawah itu tidak memungkinkan. Paling hanya dengan jaring untuk mengurangi ancaman hama linsang," terang dia saat ditemui di ruang kerjanya, kompleks perkantoran Kelurahan Semampir, Banjarnegara.

Saat ini, di Kabupaten Banjarnegara terdapat 130 hektar lahan sawah ditanam dengan sistem mina padi. Jumlah tersebut kata dia, masih terus bertambah setiap tahunnya.

"Padi untuk minapadi biasanya yang memiliki umur panjang dan tahan air. Seperti jenis logawa dan ciherang. Sedangkan ikannya biasanya nila atau ikan emas," jelasnya.
(sip/sip)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com