Ratusan Relawan Ikut Latihan Penanggulangan Bencana di Kebumen

Rinto Heksantoro - detikNews
Minggu, 01 Apr 2018 17:22 WIB
Foto: Rinto Heksantoro/detikcom
Kebumen - Kementerian Sosial RI mengandeng ratusan relawan yang tergabung dalam Sahabat Taruna Siaga Bencana (TAGANA) dari berbagai unsur. Hal tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi dan meningkatkan pengetahuan penanggulangan bencana alam bidang perlindungan sosial.

Peserta dari unsur jurnalis, organisasi kepemudaan, serta radio komunitas dan lainnya dirangkul untuk menjadi relawan kebencanaan. Hal tersebut sekaligus menjadi moment peringatan Hari Ulang Tahun Tagana ke-14.

"Mereka digembleng mengikuti pelatihan kesiapsiagaan menghadapi bencana selama 3 hari mulai 31 Maret hingga 2 April," kata Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial, Harry Hikmat di lokasi Peringatan HUT Tagana di Pantai Ayah, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Minggu (1/4/2018).

Setelah mengikuti pelatihan, para peserta akan dikukuhkan sebagai Sahabat Tagana oleh Menteri Sosial Idrus Marham pada Apel HUT Tagana Indonesia ke- 14 yang akan dilangsungkan esok di Pantai Ayah, Kebumen, Senin (2/4/2018. Indonesia sendiri memiliki potensi bencana alam yang sangat tinggi di Asia Tenggara. Untuk itu, diperlukan kesiapsiagaan semua unsur masyarakat agar bisa mengurangi dampak bancana dan korban jiwa.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melansir, sejak awal tahun 2017 sampai 4 Desember 2017, terdapat 2.175 kejadian bencana di Indonesia dengan jumlah korban meninggal mencapai 335 orang, korban luka-luka sebanyak 969 orang, dan korban mengungsi dan menderita sebanyak 3,22 juta orang.
Salah satu materi pelatihan kesiapsiagaan bencanaSalah satu materi pelatihan kesiapsiagaan bencana Foto: Rinto Heksantoro/detikcom

Sementara itu berdasarkan Data Markas Komando Tagana Training Centre Sentul Bogor Jawa Barat, sepanjang Januari dan Februari 2018 telah terjadi sebanyak 224 bencana alam di Indonesia, jumlah ini meningkat dibanding periode yang sama tahun 2017 sebanyak 115 bencana alam.

"Melalui pelatihan ini diharapkan program kegiatan penanggulangan bencana sesuai tugas pokok dan fungsi dari Kementerian Sosial bisa tersosialisasi dan memberikan gambaran yang lebih dalam kepada peserta," pungkasnya. (bgs/bgs)