KOSTI Jogja, Bersepeda Membangun Tali Persaudaraan

Pancratia Andri Arsani - detikNews
Minggu, 01 Apr 2018 16:28 WIB
Foto: Pancratia Andri Arsani/detikcom
Yogyakarta - Puluhan sepeda tua terparkir memenuhi sisi selatan Alun-alun Kidul Yogyakarta. Mereka adalah anggota Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) di Yogyakarta. Mereka datang dari berbagai komunitas sepeda tua yang ada di Yogyakarta, Bantul dan Sleman.

Setiap hari Minggu Legi berdasarkan penanggalan kalender Jawa atau setiap 35 hari ini sekali ini, anggota komunitas sepeda tua dari berbagai kelompok ini berkumpul di Alun-alun Kidul kawasan Keraton Yogyakarta.
Anggota KOSTI JogjaAnggota KOSTI Jogja Foto: Bagus Kurniawan/detikcom

Hari Minggu, (1/4/2018) berbagai anggota komunitas/klub sepeda tua dari Kota Yogyakarta, Bantul dan Sleman berkumpul di tempat itu. Satu persatu berbagai anggota komunitas sepeda tua berdatangan. Tujuannya hanya satu ikut berkumpul untuk bertemu dengan berbagai anggota komunitas sepeda lainnya.

Setelah berkumpul, saling tegur sapa dan menunggu kehadiran anggota lainnya, anggota komunitas saling memperkenalkan diri. Suasana akrab dan guyub rukun terlihat saat bertemu baik tua dan muda.

Setelah itu mereka keliling Yogya dengan titik akhir di kawasan nol kilometer di simpang Empat Kantor Pos Besar Yogyakarta.

Salah satu pengurus KOSTI Jogja, Sutarto mengungkapkan KOSTI Jogja merupakan wadah semua komunitas sepeda tua di Yogyakarta yang telah berdiri lebih dari 4 tahun. Salah satu agenda rutinnya adalah bertemu dengan semua anggota dari berbagai klub/komunitas setiap hari Minggu Legi. Selain itu, anggota komunitas juga rutin bersepeda sendiri-sendiri baik secara perorangan ataupun dengan kelompok.
KOSTI Jogja berkumpul di titik nol kmKOSTI Jogja berkumpul di titik nol km Foto: Bagus Kurniawan/detikcom

"Prinsipnya dengan bersepada ini kita menjalin persaudaran, pertemanan dengan semua anggota terutama pecinta sepeda tua. Selain berkumpul tiap Minggu Legi, biasanya anggota juga punya kegiatan bersepeda sendiri-sendiri baik rute pendek maupun jauh," katanya.

Ia menambahkan KOSTI Jogja juga menjalin komunikasi dengan sesama anggota KOSTI di seluruh Indonesia. Dalam waktu dekat pada pertengahan bulan ini yakni 12-16 April akan mengikuti pertemuan International Veteran Cycle Association (IVCA) di Bali.

"Ada beberapa anggota komunitas yang akan datang di acara itu," katanya.

Ia mengatakan anggota komunitas bersifat terbuka untuk umum, siapa saja boleh bergabung. Menurutnya dengan bersepeda tua akan bertambah ikatan tali persaudaraan tanpa ada sekat atau batas. Anggota juga beragam dari berbagai lapisan masyarakat.

"Semua anggota ada, dan semua itu hobi bersepeda. Justru dari sini kami bisa saling kenal, di KOSTI jadi ajang pertemuan dan ajang silaturahmi. Kami komunikasikan KOSTI ini melalui facebook dan grup media sosial lainnya. Kita berharap akan lebih banyak lagi," kata Tarto didampingi anggota lainnya Aris Wibowo.

Selain itu lanjut dia, kegiatan ini juga menjadi tempat berbagi informasi sesama anggota bila ada yang membutuhkan onderdil sepeda tua yang yang sulit ditemukan dipasaran.

"Senangnya berkumpul bersama komunitas sepeda diantaranya bisa saling kenal dengan anggota lain komunitas. Semangatnya sama bersepeda, sehat dan menjalin tali persaudaraan. Kita juga saling membantu misalnya ada anggota komunitas yang melakukan touring luar kota. Kita akan bantu sesama anggota komunitas sepeda tua yang ada di lain daerah," pungkas Tarto. (bgs/bgs)