Berbincang dengan Sripun, Bocah Semarang 'Pembajak' IG Beckham

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Rabu, 28 Mar 2018 17:25 WIB
Aksi Sripun di IG Stories Beckham. Foto: Instagram
Semarang - Siswi SMPN 17 Semarang yang akrab dipanggil Sripun "mengambil alih" Instagram David Beckham seharian ini. Siapa sebenarnya Sripun?

Nama aslinya adalah Sri Pundati, gadis 15 tahun warga Jangli Gabeng RT 5 RW 2, Tembalang Semarang. Ia anak terakhir dari tiga bersaudara pasangan Yunani dan Sarjono.

Saat ditemui di sekolahnya, Sripun didampingi Kepala sekolah, Haryanto dan wakil Kepala Sekolah, Kurniawan. Selain Sripun, ada juga Ego Yulianto, siswa yang rumahnya juga sempat dikunjungi Beckham.

Sripun merupakan korban perundungan atau bullying ketika sekolah dasar. Namun kini ia menjadi salah satu agen perubahan untuk mencegah perundungan di sekolahnya.

"Agen perubahan kan divoting teman-teman. Anggota agen penunjukkan dari Yayasan Setara dan Unicef," kata Sripun di sekolahannya, Rabu (28/3/2018).

"Ya pernah (dibully) waktu SD, kekerasan fisik," imbuhnya.

Ia tidak menyangka Duta Kehormatan Unicef, David Beckham datang ke sekolahnya hari Selasa (27/3) kemarin. Beckham dengan ramah menyapa para siswa bahkan bermain bola plastik di lapangan.

"Orangnya baik, suka bercanda," tandas Sripun.

Setelah dari SMPN 17, Beckham mampir ke rumah Sripun dan bencengkrama di sana. Di akun Instagram Beckham, terlihat keduanya tertawa terbahak.

Kepada Sripun, Beckham bercerita dirinya memang bercita-cita menjadi pemain bola sejak kecil. Sripun kemudian mengungkap cita-citanya untuk bisa menjadi relawan di Unicef setelah mengikuti kegiatan anti perundungan di sekolahnya.

"Cita-cita saya menjadi anggota Unicef," ungkap Sripun.

Selain dikunjungi Beckham, seharian ini, Instagram @davidbeckham seperti diambil alih Sripun baik postingan fotonya maupun Insta Stroy. Sripun ternyata cukup kaget juga dan yang pasti bahagia.

"Aku kaget ada fotoku, enggak nyangka yang upload David Beckham. Aku punya Instagram juga baru, followersnya nambah," kata Sripun sambil tertawa.

Selain Sripun, Beckham kemarin juga datang ke rumah siswa bernama Ego Yulianto di Pancursari Semarang. Kondisi keluarga Ego memang tidak sempurna, ia tinggal bersama neneknya sembari membantu membuat tas anyaman.


Ego juga pernah menjadi korban perundungan verbal. Ia pun mendapat cerita dari Beckham agar tidak menyerah karena perundungan.

"Ya setelah diomongin sama Beckham saya jadi semangat. Saya bercita-cita menjadi pengusaha tas, membesarkan usaha nenek," kata Ego.


Sementara itu, Kepala Sekolah, Haryanto mengatakan keduanya memang dari keluarga kurang mampu. Keduanya menjadi anggota agen perubahan yang berada dalam naungan Unicef dan Yayasan Setara.

"Ada anak-anak agen perubahan, yang nunjuk dari Setara dan Unicef, ada 40 anak. Dilatih setiap Jumat, dilatih untuk menjadi pioner anti bullying," kata Haryanto. (alg/sip)