Kata Beckham tentang Sripun yang Pernah Jadi Korban Bullying

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Rabu, 28 Mar 2018 16:13 WIB
David Beckham selfie dengan Sri Pundati atau Sripun. Foto: Dok Unicef
Semarang - David Beckham selaku Duta Kehormatan Unicef memuji salah satu siswa SMPN 17 di Kota Semarang bernama, Sri Pundati (15). Gadis itu menjadi pemimpin program anti perundungan atau bullying di sekolahnya.

Istri Victoria Beckham itu pun memposting foto-foto dirinya dengan Sri Pundati yang dipanggilnya dengan Sripun di akun instagramnya. Bahkan seolah Sripun mengambil alih Instagram Beckham karena Insta Story-nya dipenuhi video Sripun.

"Saya menghabiskan waktu dengan seorang anak perempuan yang luar biasa, Sripun, yang dipilih oleh teman-temannya untuk ikut ambil bagian dalam program anti perundungan untuk menghentikan kekerasan di sekolah," kata Beckham dalam rilis yang diterima detikcom dari Unicef, Rabu (28/3/2018).

Sripun merupakan salah satu agen perubahan di sekolahnya untuk menghentikan perundungan. Ia juga pernah menjadi korban perundungan dan berharap teman-temannya tidak mengalaminya.

"Dia adalah pembuat perubahan dan kini membantu menciptakan lingkungan belajar yang positif untuk siswa-siswa lain agar merasa aman. Ini telah meningkatkan percaya dirinya dan ia berharap murid-murid lain tidak perlu mengalami perundungan seperti dia," tandas Beckham.


"7: The David Beckham Unicef Fund" (The 7 Fund) yang mendukung program anti perundungan di sekolah sudah menggelar kegiatan di sejumlah negara. Di Indonesia, El Savador, Nepal, dan Uganda, The 7 Fund mengatasi perundungan untuk memaksimalkan potensi anak-anak.

"Hal yang paling menyentuh saya ketika saya mengunjungi anak-anak di seluruh dunia adalah potensi yang terdapat pada setiap anak. Potensi di setiap kelas, di setiap lapangan bermain dan di setiap rumah," ujarnya.

Kekerasan dan perundungan antar teman merupakan isu yang dihadapi anak-anak muda di Indonesia. Dari data Unicef, satu dari lima anak usia 13-15 tahun mengalami perundungan. Kekeresan itu meningkatkan risiko kesehatan mental yang buruk di antara anak-anak dan menjadi penyebab putus sekolah.

Saat berkunjung ke Semarang, Beckham melihat pendekatan yang berpusat pada siswa dengan melibatkan korban perundungan atau anak-anak yang melakukan perundungan. Beckham mengetahui program pencegahan perundungan di Indonesia memberikan manfaat pada 7.000 anak dengan hasil yang mengindikasi perundungan berkurang hampir 30 persen di program-program percontohan awal.


"Saya merasa sangat bangga melihat bagaimana 7 Fund saya membantu Unicef mengatasi perundungan dan kekerasan di sekolah-sekolah di Indonesia, dan akhirnya membantu menjaga agar anak-anak, terutama anak perempuan aman di sekolah mereka sehingga mereka bisa melanjutkan pendidikan dan mewujudkan masa depan yang lebih baik," terangnya.

Selain di SMPN 17 hari Selasa (27/3) kemarin, Beckham pagi tadi juga sempat mampir di SMPN 33 Semarang. Di dua sekolah tersebut Beckham membahas soal perundungan dan bermain bola bersama para siswa.

Selain Sripun, Beckham juga bertemu siswa SMPN 17 bernama Ego Yulianto. Foto Beckham, Sripun, dan Ego juga menghiasi Insta Story-nya hari ini.

[Gambas:Video 20detik]

(alg/sip)