Rahasia Petani Banjarnegara Usir Hama dengan Bunga Refugia

Uje Hartono - detikNews
Selasa, 27 Mar 2018 17:30 WIB
Petani menunjukkan Bunga Refugia yang ampuh mengusir hama wereng. Foto: Dok Pemdes Gumelum Kulon, Banjarnegara
Banjarnegara - Puluhan hektar lahan sawah di Desa Gumelem Kulon Kecamatan Susukan, Banjarnegara terlihat warna-warni. Beraneka ragam bunga Refugia terlihat tumbuh di tepi sawah.

Sebut saja bunga kenikir, tapak dara, bunga matahari, bunga kertas tumbuh di galengan sawah. Namun, bunga-bunga ini bukan sekadar tanaman hiasan seperti layaknya di taman depan rumah.

Bunga-bunga digunakan petani setempat untuk menangkal hama wereng coklat yang mengancam tanaman padi. Hasilnya pun sudah terbukti ampuh mengusir hama wereng tersebut.

Salah seorang petani padi di desa tersebut, Arief Machub menuturkan, dengan menggunakan bunga Refugia ini membuat petani lebih hemat ongkos produksinya. Pasalnya, jika selama ini menggunakan pestisida untuk mengusir hama wereng, saat ini petani sama sekali hanya mengandalkan bunga Refugia.

"Sekarang sama sekali tidak menggunakan pestisida. Dan kami bersyukur hama wereng tidak menyerang tanaman padi di desa kami," ujarnya, saat dihubungi detikcom Selasa (27/3/2018).

Disampaikan, hal ini lantaran hama wereng ini biasanya lebih tertarik dengan warna-warna cerah. Sehingga, hama wereng justru nempel di tanaman bunga refugia yang ditanam di galengan sawah.

Selain mengusir hama, bunga-bunga ini membuat pemandangan lingkungan desa semakin indah. Selain mengusir hama, bunga-bunga ini membuat pemandangan lingkungan desa semakin indah. Foto: Dok Pemdes Gumelum Kulon, Banjarnegara

"Untuk jarak menanam bunga Refugia ini tidak boleh jauh-jauh dari tanaman padi. Paling jauh setengah sampai 1 meter. Sedangkan jumlahnya semakin banyak semain bagus," jelas dia.

Saat ini, sudah sampai 50 hektar lahan sawah yang menggunakan bunga Refugia sebagai pangkal ancaman hama wereng. Menurut Arief, produktivitas panen padi pun meningkat 2-3 kali lipat dari biasanya.

"Hasilnya lebih banyak dari biasanya antara 2-3 kali lipat. Jadi ini semacam mengalihkan perhatian hama wereng," ujarnya.

Selain di galengan, bunga Refugia ini juga ditanam di tepi jalan desa. sehingga menambah keindahan. "Kalau sore banyak warga yang pada selfie di tepi sawah karena banyak bunganya," tuturnya. (sip/sip)