Hal ini disampaikan Calon Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat rapat kerja cabang khusus PDIP di Hotel Surya Yudha, Senin (26/3/2018). Menurutnya, jika sampah di kawasan wisata Dieng masih menjadi persoalan hingga saat ini. Padahal, keberadaan sampah bisa dikelola dan bisa dimanfaatkan warga.
"Selama ini masih menjadi masalah terkait sampah di kawasan wisata Dieng. Padahal jika bisa dikelola dengan baik justru bermanfaat bagi warga. Makanya harus dipikirkan untuk pengelolaan sampah di Dieng," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pak menteri sudah kontak dengan saya kira-kira hanya butuh waktu setahun saja," kata dia.
Menurutnya, dengan adanya bandara tersebut menjadi suntikan untuk mengembangkan potensi wisata di Banjarnegara. Sebab, selain memiliki potensi kuliner, budaya serta kesenian dengan fasilitas transportasi yang memadai akan memaksimalkan sektor pariwisata.
"Ada dataran tinggi Dieng lengkap dengan budaya seperti DCF (Dieng Culture Festival) atau tempat wisata lain di Banjarnegara seperti kebun binatang," ujarnya.
Untuk fasilitas lain, lanjutnya, ada upaya untuk menghidupkan kembali jalur kereta api Banyumas-Purbalingga-Banjarnegara-Wonosobo. Ia yakin hal ini akan menjadi dukungan untuk sektor wisata serta moda trasportasi massal yang bisa dikembangkan.
"Kalau untuk jalan, anggaran infrastruktur jalan kabupaten dinaikkan. Sedangkan jalan provinsi dan nasional biar saya yang mengurus. Tinggal mendorong pemanfaatan dana desa untuk infrastruktur," paparnya. (sip/sip)











































