DetikNews
Jumat 23 Maret 2018, 18:45 WIB

Ada Bandara di Kulon Progo, Investor Asing Lirik Purworejo

Rinto Heksantoro - detikNews
Ada Bandara di Kulon Progo, Investor Asing Lirik Purworejo Foto: Rinto Heksantoro/detikcom
Purworejo - Wilayah Provinsi DI Yogyakarta membangun bandara baru di Kabupaten Kulon Progo. Pembangunan bandara baru New Yogyakarta International Airport (NYIA) yang akan berdampak positiif dengan kabupaten dan provinsi tetangga, Purworejo, Jawa Tengah.

Beberapa investor dan pengusaha asing mulai melirik wilayah selatan Kabupaten Purworejo yang berbatasan langsung dengan Kulon Progo. Purworejo akan menjadi lokasi yang sangat strategis untuk pengembangan bisnis.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo berkeinginan untuk membangun pelabuhan yang bisa digunakan untuk bersandar kapal-kapal besar sehingga kerjasama ekspor dan impor produk bisa berjalan efektif.

Di Purworejo hari ini, Jumat (23/3/2018) kedatangan beberapa delegasi dari negara Hongaria dan Swedia. Kedatangan mereka bermaksud untuk melakukan kerjasama di beberapa bidang yang ada di Purworejo.
Bupati Purworejo menerima piagam penghargaanBupati Purworejo menerima piagam penghargaan Foto: Rinto Heksantoro/detikcom

Kabupaten Purworejo merupakan daerah agraris bahkan menjadi salah satu penyangga pangan di Provinsi Jawa Tengah, dengan hasil utama seperti padi, kedelai dan jagung. Potensi yang dihasilkan dari bidang perkebunan juga sangat melimpah seperti kelapa, kopi, manggis, durian maupun produk olahannya seperti virgin coconut oil (VCO) dan gula semut.

Tidak hanya itu, di bidang lain seperti peternakan, kabupaten tersebut memiliki brand kambing Kaligesing yang merupakan kambing peranakan ettawa dan hasil laut yang melimpah. Berbagai kekayaan alam yang ada di wilayah yang memiliki luas 1.034,8 km2 ini kemudian ditawarkan kepada pihak lain agar terjalin kerjasama yang saling menguntungkan.

"Untuk mengoptimalkan potensi yang kami miliki, maka kami merasa berkepentingan untuk mengadakan kerjasama dengan Hongaria dan Swedia. Dengan harapan, kerjasama ini dapat membantu mewujudkan mimpi-mimpi kami untuk memajukan Purworejo dan menyejahterakan rakyat," ungkap Bupati Purworejo Agus Bastian di Pendapa Kabupaten, Jumat (23/3/2018) sore.

Sementara itu salah satu delegasi dari Hongaria, Prof Dr Tamas Novak, mengaku senang bisa berkunjung ke Purworejo. Menurutnya banyak hal menarik dan unik yang ia lihat sehingga semakin memantapkan niatnya untuk berinvestasi di Purworejo.

"Luar biasa, semuanya sangat menarik seperti produk gula semut, kopi, batik, handycraft, serta budayanya. Semoga kerjasamanya nanti bisa berjalan saling menguntungkan," kata pria yang bertugas sebagai Director of Oriental Business and Innovation CTR BGE University itu di depan awak media.

Hal tak jauh beda juga diutarakan oleh Martin Jacobson dari Swedia. Diharapakan Purworejo nantinya bisa menjadi pintu gerbang Indonesia untuk menjalin hubungan bilateral dengan negara lain.

"Sangat menarik dari makanan khas dan produk lainnya. Saya harap Purworejo bisa jadi pintu gerbang Indonesia dalam kerjasama dengan negara lain," katanya.
(bgs/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed