DetikNews
Rabu 21 Maret 2018, 08:58 WIB

27 Orang di Kudus Dilarikan ke RS Diduga Keracunan Sajian Hajatan

Akrom Hazami - detikNews
27 Orang di Kudus Dilarikan ke RS Diduga Keracunan Sajian Hajatan Suasana RSUD dr Loekmono Hadi Kudus. Foto: Akrom Hazami/detikcom
Kudus - Sebanyak 27 orang warga Desa Dersalam, RT 1 RW 5, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, harus dilarikan ke rumah sakit. Puluhan orang tersebut diduga keracunan makanan, Selasa (20/3) malam.

Hingga Rabu (21/3/2018) dini hari, mereka masih dirawat. Warga juga menjalani pemeriksaan di tempat perawatan kesehatan lain. Yaitu Puskesmas Bae, dan RS Mardi Rahayu, Kudus. Mereka mengalami keracunan diduga setelah menyantap kudapan yang didapat dari hajatan yang diselenggarakan seorang warga.

Abdul Aziz Achyar Direktur RSUD dr Loekmono Hadi saat ditemui di ruang IGD mengatakan, dari 27 pasien, kemungkinan akan bertambah. Sebab dari info yang pihaknya terima terdapat sedikitnya 41 warga yang mengalami keracunan.

"Informasi yang kami terima, ada 41 warga yang keracunan. Kemungkinan bisa bertambah (yang dilarikan ke RS)," kata Aziz.

Dari semua korban yang telah dilarikan ke RSUD, mereka dibawa ke IGD. Satu di antaranya telah dirawat di ruang ICU. Pasien tersbut mengalami dampak keracunan yang cukup parah, yaitu mengalami penurunan kesadaran.

"Keterangan dokter yang menangani harus dirawat di ICU karena mengalami kesadaran somnolen, atau tingkat kesadaran menurun dan responsnya pun apatis," katanya.

Kali pertama, sejumlah pasien masuk sekitar pukul 20.30 WIB, Selasa (20/3). Sampai pada Rabu (21/3/2018) dini hari jumlah pasien yang masuk untuk mendapatkan perawatan sebanyak 27 orang.

"Masing-masing dari pasien umumnya mengeluhkan pusing dan lemas," terangnya.

Aziz mengatakan, jika pasien mengalami gejala lanjutan misalnya panas maka pasien harus mendapatkan penanganan rawat inap.

Kabag Humas RSUD dr Loekmono Hadi Kudus Saiful Anas mengatakan ada puluhan pasien yang dirawat di RSUD Kudus.

"Mungkin ketambahan lagi. Sementara yang masuk di RSUD sejumlah tersebut," kata Anas kepada Detikcom melalui pesan pendek di Kudus.

Sementara info Ketua RW 5 Dersalam ada sekitar 40 warga yang terkena keracunan makanan. Menurut Anas, Infonya ada yang dirawat di lain tempat, yakni puskesmas dan RS Mardi Rahayu. Pihaknya belum bisa menyimpulkan apakah mereka keracunan atau tidak.

"Belum (belum bisa disimpulkan keracunan) masih diobservasi," ujarnya.

Kasat Reskrim Polres Kudus AKP Onkoseno Grandiarso Sukahar, membenarkan adanya informasi peristiwa keracunan.

"Iya ini kita sedang cek ke lokasi," terang Onkoseno kepada wartawan.

Selain cek lokasi, polisi juga akan mengecek makanannya yang dicurigai itu. Di antaranya seperti nasi tempe, dan lainnya. Lantas, apakah itu makanan hajatan, Onkoseno buru-buru menjawab.

"Masih kita cari dulu," ucapnya.

Info yang dihimpun, warga di desa itu mengadakan hajatan pada Minggu (19/3). Hadirin mendapatkan jatah nasi berkat. Senin (20/3) sore, ada warga yang mengeluh sakit. Seperti mual, pusing dan muntah.

Hingga Selasa malam, warga yang mengeluh semakin banyak. Dampak yang ditimbulkan baru dirasakan warga. Hingga pagi ini, tercatat masih ada 18 warga yang dirawat di rumah sakit.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed