Di Tangan Pria Blora Ini, Sampah Pelepah Pisang Jadi Secantik Ini

Di Tangan Pria Blora Ini, Sampah Pelepah Pisang Jadi Secantik Ini

Arif Syaefudin - detikNews
Rabu, 21 Mar 2018 07:57 WIB
Di Tangan Pria Blora Ini, Sampah Pelepah Pisang Jadi Secantik Ini
Kerajinan dari pelepah pohon pisang. Foto: Arif Syaefudin/detikcom
Blora - Seorang pria asal Blora, Sri Mulyanto mampu menyulap sampah pelepah pisang yang terbuang, menjadi sebuah karya seni yang bernilai jual tinggi. Seperti apa karyanya?

Mulyanto, sapaan akrabnya, memanfaatkan lembaran pelepah pisang yang telah mengering menjadi sebuah lukisan. Bisa menjadi lukisan karakter wajah, mulai dari tokoh negara, pahlawan, juga bisa dalam bentuk pemandangan alam.

"Biasanya saya buat karakter orang, tokoh-tokoh nasional, kalau ada yang pesan juga bisa wajah si pemesan, atau pemandangan juga sering," tuturnya, Selasa (20/3/18).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Warga Rt 1 Rw 2 Desa Keser Kecamatan Kunduran, Blora, ini awalnya memilah terlebih dahulu pelepah pisang sesuai dengan warnanya, ada yang berwarna terang ada pula yang gelap. Kemudian ditempelkan ke sebuah papan figura untuk kemudian dibentuk sesuai pola yang telah digambar.

Di Tangan Pria Blora Ini, Sampah Pelepah Pisang Jadi Secantik IniMulyanto menunjukkan salah satu karyanya. Foto: Arif Syaefudin/detikcom

Bermodal lem dan cutter, karya bernilai jual tinggi ini bisa dihasilkan dari tangan seorang Sri Mulyanto. Perlu ketelitian khusus untuk memilah penggunaan antara warna terang dengan gelap.

"Yang susah ya pas cari pelepahnya. Kita pilah-pilah dulu warnaya dan harus benar-benar tepat. Terang dan gelap warna itu bisa mempengaruhi hasil gambarnya. Kalau soal jenis pelepah, sama saja semuanya yang penting warna," katanya.

Kepada detikcom, usaha kreatifnya itu sudah digeluti sejak 7 tahun silam. Bermula dari keisengannya yang saat itu menganggur, kemudian mencoba membuat sebuah karya dari sampah pelepah pisang.

"Awalnya banyak sampah pelepah pisang di dekat rumah, nah untuk mengurangi, saya coba bikin satu, ternyata bisa dan hasilnya lumayan. Saya belajar terus sampai sekarang insyaallah bisa gambar detik wajah," imbuh Mulyanto.

Ia mengaku karya hasil tangannya itu dijual mulai dari harga ratusan ribu hingga belasan juta rupiah, tergantung kerumitan gambar yang ia buat. Untuk membuat satu buah gambar, ia membutuhkan waktu paling cepat empat hari.

"Ya banyak yang beli dari karya saya yang sudah jadi, ada juga yang pesan sesuai permintaan masing-masing," katanya. (sip/sip)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads