Hal itu diungkapkan Kapolda Jawa Tengah, Irjen (Pol) Condro Kirono, di sela sosialisasi penerimaan calon anggota Polri di Jalan Pahlawan Semarang. Condro mengatakan santri memang menjadi sasaran panitia.
"Di pondok pesantren banyak yang sudah dididik di tingkat SMA jadi sasaran bagi panitia untuk merekrut," kata Condro, Minggu (18/3/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Kapolda Jateng: Siapa Masuk Bintara Polisi Bayar, Lapor!
Panitia tidak hanya menunggu pendaftaran, namun juga mendatangi pondok pesantren untuk melakukan sosialisasi. Tidak hanya di kota, pondok pesantren yang didatangi juga sampai ke pelosok desa.
"Polri datang ke pondok-pondok, beri sosialisasi dan mendata dan mencari. Kemarin itu ada di Karimunjawa ada pondok," tandas Condro.
Terkait syarat fisik lainnya, menurut Condro, bisa dikejar dengan latihan. Jika ada kekurangan fisik yang bisa diperbaiki maka masih bisa ke dokter. "Nanti yang kurang perbaiki, misal gigi berlubang ya kita minta tambal. Tidak kuat lari ya dilatih, pasti bisa," ujar Condro. (alg/mbr)











































