DetikNews
Jumat 16 Maret 2018, 17:46 WIB

Hariyanto Arbi: Kerja Caleg PSI akan Dipantau di Aplikasi Online

Akrom Hazami - detikNews
Hariyanto Arbi: Kerja Caleg PSI akan Dipantau di Aplikasi Online Bacaleg PSI, Haryanto Arbi. Foto: Akrom Hazami/detikcom
Kudus - Kinerja caleg dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) disebut-sebut akan bisa dipantau melalui aplikasi online. Seperti apa penjelasannya?

"PSI itu sedang melakukan kerja sama dengan pembuat aplikasi online. Aplikasi ini menjadi pemantau kinerja caleg," kata salah seorang bakal caleg dari PSI, Hariyanto Arbi di salah satu rumah makan di Jalan Jenderal Sudirman Kudus, Jumat (16/3/2018) siang.

Menurutnya, aplikasi itu khusus dibuat untuk para caleg. Dia memberi contoh, aplikasi tersebut setidaknya mirip seperti aplikasi 'Qlue' di Jakarta di era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Yang mana, misalnya ada got mampet difoto, lalu ditampilkan di 'Qlue', maka tak lama kemudian, ada petugas terkait yang menangani.

Namun aplikasi itu jelas beda dengan 'Qlue'. Di aplikasi itu, caleg nanti wajib mengisi apa saja kegiatan yang akan atau telah dilakukan selama hari itu.

"Misal (kegiatannya) tidak sesuai Kartu SAKTI (kartu Solidaritas Anti Korupsi dan Anti Intoleransi yang diterbitkan PSI), bisa juga dilaporkan," ucap pria yang dijuluki 'pemilik smash 100 watt' ini.

Saat ini, aplikasi itu sedang dalam koordinasi. Hal itu menurutnya akan memberikan dampak positif bagi caleg PSI yang berkualitas.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPD PSI Kudus Teguh Santosa mengatakan, pihaknya resmi membuka perekrutan caleg DPRD Kudus 2019.

"Kami hadirkan tim panel independen untuk menyeleksi para kandidat," kata Teguh di lokasi serupa.

Di antara anggota tim panel itu adalah dosen sekaligus pakar ilmu politik Universitas Muria Kudus (UMK), Dr Hidayatullah. Seleksi yang digelar itu dilakukan secara terbuka, transparan, dan boleh diikuti siapa saja.

"Prosesnya transparan dan tidak dipungut biaya sama sekali. Tidak ada batasan usia, tapi ada batasan requirement pendidikan yang harus dipenuhi," ujarnya.

Hidayatullah mengatakan, dirinya hanya membantu ikut melahirkan politisi yang berkualitas dan berkuantitas.

"Kita lihat saja, apakah caleg PSI nanti akan kintir, atau ngintir (ikut arus, atau terseret) para politisi yang terlibat korupsi, atau tidak," ungkapnya.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed