Nikmat! Kuliner Sego Gandul di Purworejo Ini Gratis Tiap Jumat

Rinto Heksantoro - detikNews
Jumat, 02 Mar 2018 12:03 WIB
Sajian khas Pati, Sego Gandul yang bisa ditemui di Purworejo. Foto: Rinto Heksantoro/detikcom
Purworejo - Sego gandul, kuliner khas Kabupaten Pati itu tak hanya dijumpai di daerah asalnya namun juga bisa kita nikmati di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Bahkan, kuliner itu digratiskan oleh sang pedagang setiap hari Jumat.

Sekilas mendengar nama Sego Gandul atau Nasi Gandul akan muncul bayangan bahwa di dalam makanan tersebut terdapat buah gandul atau pepaya, terlebih bagi masyarakat Purworejo. Namun ternyata kuliner lezat itu justru terdiri dari daging sapi, jerohan, lidah, dan lain-lain sebagai teman nasi yang diguyur dengan kuah manis dan gurih tanpa ada buah pepaya di dalamnya.

"Nama Sego Gandul itu diambil karena dulunya para pedagang dari daerah asal menjual dengan cara dipikul keliling kampung sehingga terlihat gondal gandul gitu," tutur penjual sego gandul, Prasasti Pratma Keswari (40) ketika ditemui detikcom di lapaknya di Jl Mayjend Sutoyo No 103, Jumat (2/3/2018).

Sajian Sego Gandul di Purworejo ini gratis tiap Jumat. Sajian Sego Gandul di Purworejo ini gratis tiap Jumat. Foto: Rinto Heksantoro/detikcom

Tidak hanya berisikan daging sapi, untuk memenuhi keinginan pelanggan dan menawarkan menu yang varitif, sego gandul milik Prasasti juga diberi lauk tambahan seperti daging ayam, telur, tahu dan tempe. Bahkan setiap hari Jumat, para pelanggan bisa menikmatinya secara gratis atau bayar seiklasnya dengan memasukkan sedekah di kotak amal yang tersedia. Berapapun uang yang terkumpul nantinya akan diberikan untuk kaum duafa.

Tidak hanya itu, untuk menyambut Cap Go Meh yang jatuh pada hari ini, sego gandul yang diberi nama Ga Ge Go itu memberikan menu spesial lontong Cap Go Meh. Namun bagi pelanggan yang ingin menyantapnya seperti menu biasanya, nasi pun tetap disediakan. Pada hari biasa, harga yang ditawarkan untuk satu porsi sego gandul mulai dari Rp 4.000, hingga Rp 14.000, tergantung menu yang dipilih.

Jumuah Berkah di warung Sego Gandul di Purworejo. Jumuah Berkah di warung Sego Gandul di Purworejo. Foto: Rinto Heksantoro/detikcom

"Ya ingin berbagi saja, makanya gratis, istilahnya Jemuah Berkah. Kebetulan hari ini juga bertepatan dengan perayaan Cap Go Meh jadi kami sajikan lontong Cap Go Meh juga," lanjut penjual yang akrab dipanggil Sasti itu.

Penjual bersama seporsi Sego Gandul.Penjual bersama seporsi Sego Gandul. Foto: Rinto Heksantoro/detikcom

Warung Ga Ge Go yang buka mulai jam 08.00 WIB itu selalu diserbu pelanggan setiap hari terutama pada hari Jumat. Tidak hanya makan di tempat dan harus mengantre, pelanggan yang ingin membungkus atau bahkan pesan antar juga dilayani oleh Sasti. Tak heran hanya dalam waktu beberapa jam saja, kuliner itu ludes tak tersisa.


Para pelanggan menikmati Sego Gandul di Purworejo. Para pelanggan menikmati Sego Gandul di Purworejo. Foto: Rinto Heksantoro/detikcom

Salah seorang pembeli, Yahya Firdiyansah (34) warga Desa Karangrejo, Kecamatan Kutoarjo yang ditemui detikcom sambil menikmati Sego Gandul menilai sajian tersebut lebih enak dari daerah asalnya. Bahkan, ia mengaku akan jadi pelanggan setia warung Ga Ge Go itu.

"Enak mas, rasanya lebih legit dan manis, cocok dengan lidah orang Purworejo, apalagi ini hari Jumat kan gratis. Besok kalau lewat sini lagi pasti mampir," kata Yahya. (sip/sip)