Pantauan detikcom, lubang tampak di setiap sisi jalan. Pengguna jalan selalu berkendara pelan karena hampir tidak bisa menghindari lubang. Kerusakan terparah yakni di sisi barat perempatan atau arah menuju Nogosari, Boyolali. Truk maupun mobil yang melintas biasanya agak kesulitan akibat lubang yang memanjang.
Keadaan tersebut dibilang cukup parah lantaran lokasinya berada di pusat keramaian. Selain pasar, terdapat terminal bus dan pertokoan di sekitar persimpangan itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyak genangan air di pinggir jalan (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom) |
Juru parkir di toko sekitar lokasi, Topan, mengatakan jalan sudah berlubang sejak sekitar setahun yang lalu. Lubang pernah beberapa kali ditambal namun kembali berlubang dalam waktu singkat.
"Karena memang paling banyak dilewati truk dan kendaraan berat. Makanya cepat rusak," kata Topan, Senin (26/2/2018).
Kerusakan parah terjadi di Perempatan Kaliyoso (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom) |
Kecelakaan sudah beberapa kali terjadi di lokasi itu. Jalan berlubang, kata Topan, menjadi salah satu penyebabnya. "Selain berlubang, di sini juga sering banjir kalau hujan. Kadang (pemerintah) kita sindir, kita tanami pohon pisang lalu diupload di Facebook," ujarnya.
Pemilik warung makan di sekitar lokasi, Yati, mengatakan beberapa lubang memang sengaja dibuat warga agar genangan air hujan bisa mengalir ke drainase. Akibatnya jalan justru semakin rusak.
"Tapi kapan itu sudah ada yang datang mengukur jalan. Enggak tahu mau diperbaiki atau untuk apa," kata dia. (mbr/mbr)











































Banyak genangan air di pinggir jalan (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Kerusakan parah terjadi di Perempatan Kaliyoso (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom)