Banjir Masih Sebabkan Perjalanan KA di Jalur Selatan Terlambat

Rinto Heksantoro - detikNews
Sabtu, 24 Feb 2018 20:51 WIB
Foto: Rinto Heksantoro/detikcom
Foto: Rinto Heksantoro/detikcom
Purworejo - Banjir yang terjadi di jalur KA di wilayah Daop 3 Cirebon, Jawa Barat pada Jumat (23/2) dini hari kemarin, hingga kini masih berdampak pada perjalanan kereta api di jalur selatan termasuk wilayah Daops 5 dari Purwokerto hingga Kutoarjo, Jawa Tengah. Rata-rata kereta api mengalami keterlambatan lebih dari 3 jam.

Semua perjalanan kereta api jalur selatan baik dari arah barat ke timur atau sebaliknya di wilayah daops 5 hingga Sabtu (24/2/2018) sore masih mengalami keterlambatan. Rata-rata KA mengalami keterlambatan lebih dari 3 jam dari jadwal yang ditentukan.

"Jadi kemarin Jumat dini hari terjadi banjir di wilayah daops 3 Cirebon dan hingga kini masih berdampak pada perjalanan kereta di wilayah selatan daops 5. Rata-rata kereta terlambat lebih dari 3 jam," ungkap Humas PT KAI Daops 5, Ixfan Hendriwintoko kepada detikcom di Stasiun Kutoarjo, Sabtu (24/2/2018).
anjir Masih Sebabkan Perjalanan KA di Jalur Selatan TerlambatFoto: Rinto Heksantoro/detikcom

Ixfan menambahkan, jalur kereta untuk sementara juga dialihkan dan memutar melalui jalur utara. Pihak PT KAI khususnya di wilayah Daops 5 mohon maaf kepada seluruh penumpang kereta api atas ketidaknyamanan perjalanan tersebut.

"Atas kejadian tersebut kami minta maaf yang sebesar-besarnya karena itu juga bukan unsur kesengajaan karena memang ada faktor alam yaitu bencana banjir. Untuk jalur sementara juga dialihkan yang tadinya dari Bandung- Cirebon-Prupuk-Kutoarjo untuk sementara harus memutar lewat Tegal," lanjutnya.

Sementara itu salah satu penumpang yang turun di Stasiun Kutoarjo, Suryanto (40) menuturkan kepada detikcom bahwa kereta api Kutojaya Utara yang ia tumpangi terlambat lebih dari 3 jam. Kereta api yang berangkat dari Jakarta itu seharusnya tiba di Kutoarjo pukul 13. 09 WIB, namun baru bisa masuk sekitar pukul 16.20 WIB.

"Harusnya sesuai jadwal udah tiba jam satuan tadi, tapi karena ada banjir ya terpaksa harus terlambat 3 jam lebih. Tapi ya nggak papa lah, namanya juga bencana, alhamdulillah sudah turun sini dengan selamat," ucapnya. (bgs/bgs)