DetikNews
Jumat 23 Februari 2018, 13:05 WIB

BPBD Wonogiri Imbau Warga di Daerah Rawan Longsor Mengungsi

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
BPBD Wonogiri Imbau Warga di Daerah Rawan Longsor Mengungsi Retakan tanah di rumah warga Desa Sumber, Kecamatan Purwantoro. Foto: Dok BPBD Wonogiri
Wonogiri - Longsor di Kabupaten Brebes dan Purbalingga pekan ini memakan korban jiwa. Peristiwa tersebut membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri semakin waspada.

BPBD Wonogiri mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor untuk mengungsi. Sebab, BMKG memprediksi hujan di Wonogiri akan berlangsung sampai April 2018.

"Kami mengimbau warga melalui kepala desa dan lurah di daerah rawan longsor agar melakukan tindakan antisipatif, mengungsi sementara. Karena diperkirakan hujan berlangsung sampai April," kata Kepala BPBD Wonogiri, Bambang Haryanto saat dihubung wartawan, Jumat (23/2/2018).

Beberapa daerah rawan longsor saat ini telah mengalami tanah retak. Daerah tersebut, antara lain di Kecamatan Purwantoro, Kismantoro, Slogohimo, Tirtomoyo, Karangtengah dan Batuwarno.

"Untuk (Kecamatan) Purwantoro sudah ada kajian dari BMKG, memang sudah tidak layak untuk pemukiman. Sudah kami sosialisasikan, tapi memang tidak mudah mengajak warga pindah," ujarnya.

Dalam bulan ini, BPBD mewaspadai adanya tanah retak yang berpotensi longsor di Desa Sumber, Kecamatan Purwantoro dan Desa Gedawung, Kecamatan Kismantoro. BPBD hingga saat ini menyediakan posko pengungsian di 4 lokasi.

[Gambas:Video 20detik]


"Saat ini ada sekitar 300 warga terdampak. Beberapa mengungsi di posko, ada juga yang mengungsi di tempat saudaranya," katanya.

Pihaknya juga memastikan kondisi kesehatan masyarakat normal. Logistik berupa makanan dan obat-obatan tersedia cukup.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed