"Ada pelemparan dua botol berisi minyak tanah, yang ada sumbunya dan dinyalakan pakai korek api, dilempar ke rumah Pak Daryanto, perangkat desa setempat," kata Kapolsek Godean, Kompol Heri Suryanto, saat dimintai konfirmasi melalui telepon, Jumat (23/2/2018).
Peristiwa itu terjadi pukul 03.30 WIB tadi. Seorang saksi, Suyamto (40), kepada polisi menceritakan dia melihat 2 orang diduga berjenis kelamin pria yang tak dikenal. Keduanya berboncengan mengendarai sepeda motor mondar-mandir di jalan depan rumah korban. Setelah itu dia melihat 2 orang itu berhenti di depan rumah korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi menyelidiki pelemparan bom molotov di rumah perangkat desa di Sleman. Foto: Dok Polsek Godean |
"Botol itu langsung dilempar ke arah halaman rumah korban mengenai dua mobil yang terparkir di sana. Saksi mencoba mengejar pelaku yang kabur, tapi melihat kobaran api itu dia berhenti dan membantu memadamkan api bersama keluarga korban yang keluar rumah," jelasnya.
Polisi yang menerima laporan langsung menuju lokasi kejadian untuk olah TKP dan mencoba memburu pelaku.
"Masih dalam penyelidikan anggota, apa motifnya, apa penyebab rumah korban dilempar itu, masih dalam pengembangan. Kalau di TKP anggota menemukan petunjuk sisa botol yang dibakar, ada bekas cairan berbau seperti minyak tanah," imbuhnya. (sip/sip)












































Polisi menyelidiki pelemparan bom molotov di rumah perangkat desa di Sleman. Foto: Dok Polsek Godean