DetikNews
Selasa 20 Februari 2018, 10:23 WIB

Asyik, Naik Angkot Ini Bonus Baca Buku dan Minum Gratis

Eko Susanto - detikNews
Asyik, Naik Angkot Ini Bonus Baca Buku dan Minum Gratis Foto: Eko Susanto/detikcom
Salatiga - Pengemudi angkot yang satu ini, melengkapi armadanya dengan buku dan minuman gratis bagi penumpangnya. Dia sengaja menyediakan buku bacaan dan minuman gratis agar penumpangnya betah menunggu saat ngetem.

Ide tersebut dicetuskan, pengemudi angkot Sudaryanto (43), warga Karangpete, Kota Salatiga. Tiap harinya, ia mengemudikan angkot warna kuning H 1202 FC jurusan Ungaran-Karangjati. Memang dilihat sekilas dari luar, angkot yang dikemudikan Sudaryanto ini tak ada bedanya.

Namun saat akan naik angkot ini di pintu tertempel tulisan 'Gratis Minum'. Kemudian di jok belakang, persis dekat kaca belakang terdapat rak yang tertata buku bacaan. Sedangkan di bawah rak buku ini terdapat minuman mineral yang digratiskan bagi penumpangnya. Dia sengaja menyediakan perpustakaan mini di angkotnya. Sekarang ada 11 buku koleksinya.
Asyik, Naik Angkot Ini Bonus Baca Buku dan Minum GratisFoto: Eko Susanto/detikcom

"Pengadaan buku bacaan ini, saya lakukan sendiri. Saya ingin penumpang membaca dan betah saat menunggu jam keberangkatan. Ada juga buku yang hilang, meski telah ada tulisan di rak timbang ngalamun moco buku lur, nek ngelak ngombeo gratis," kata Sudaryanto saat ditemui di kawasan Jalan Gatot Subroto, Ungaran.

Selain menyediakan buku bacaan baik cerita anak-anak, resep masakan maupun pengetahuan umum, juga disediakan minuman mineral gratis. Untuk pengadaan minuman tersebut dilakukan dengan cara menabung.

"Setiap narik dari Ungaran-Karangjati PP, saya nabung Rp 2.000 untuk persediaan membeli minuman. Saya ini baru mulai narik setelah salat duhur, pagi saya ngurusi paguyuban dulu," ujar Sudaryanto yang menjadi Sekretaris Paguyuban Wahana Kerta, itu.

Saat berada di Ungaran, Sudaryanto menginap garasi di Gedanganak, Ungaran Timur. Kemudian, dalam sepekan tiap Jumat, digunakan untuk libur mengemudikan angkotnya.

"Kalau Jumat, saya libur. Sekalipun ada yang telepon minta diantarkan, saya persilakan untuk mencari angkot lain. Tapi, kalau hari-hari biasa, saya siap mengantarkan penumpang," tutur orangtua dari Agnes Dwi Puryanto (20) dan Ika Selviana Dwi Puryanto (18), itu.

Ia pun menuturkan, apa yang dilakukannya tersebut mendapatkan suport dari istrinya, Purwani. Bahkan, dari hasil mengemudikan angkot tiap harinya setor Rp 60.000, kemudian menyisihkan untuk ditabung.

"Kami berusaha menabung untuk mencukupi kebutuhan, menyekolahkan anak dan lain-lainnya," tutur Sudaryanto yang menyediakan buku bacaan di angkotnya sejak 6 bulan lalu.
Buku-buku bacaan yang tersediaBuku-buku bacaan yang tersedia Foto: Eko Susanto/detikcom

Ia berharap beberapa fasilitas yang dimiliki angkotnya seperti buku bacaan, minuman gratis dan disediakan televisi untuk musik dapat merebut hati penumpang di tengah serbuan transportasi umum berbasis online. Untuk saat ini, ada sekitar seratus sopir yang mengemudikan 68 angkutan kota yang melayani berbagai trayek.

"Dengan harapan, beberapa daya tarik ini dapat membantu menggaet penumpang agar kami tetap mendapat penghasilan," tuturnya.

Salah seorang rekannya, Puspito (60), mengakui, Sudaryanto menyediakan buku bacaan dan minuman gratis bagi penumpangnya.

"Setahu saya kalau hari Jumat libur. Ini terobosan yang dia lakukan agar tidak kalah dengan angkot yang sekarang," katanya.
(bgs/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed