DetikNews
Minggu 18 Februari 2018, 11:53 WIB

JAS 2018 Berhasil Pecahkan Rekor Nasional Paramotor

Usman Hadi - detikNews
JAS 2018 Berhasil Pecahkan Rekor Nasional Paramotor Foto: Usman Hadi/detikcom
Bantul - Event 'Pelangi Nusantara' Jogja Air Show (JAS) 2018 di Pantai Selatan Bantul, berhasil memecahkan rekor nasional paramotor. Sebanyak 51 paramotor terbang membentuk formasi tepat di atas runway Pantai Depok Bantul, Minggu (18/2/2018) pagi.

Danlanud Adisutjipto, Novyan Samyoga mengatakan, sebanyak 51 paramotor yang terbang tersebut berhasil memecahkan rekor nasional. Sebelumnya, sebanyak 44 paramotor berhasil terbang membentuk formasi di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

"Kali ini ada upaya pemecahan rekor terbang paramotor (nasional) sebelumnya di daerah Ngawi, yang kali ini dipecahkan di Pantai Depok Kabupaten Bantul," kata Novyan dalam sambutannya di JAS 2018, Minggu (18/2/2018).

Salah seorang pengurus FASI Yogyakarta, Tunjung Prastowo menambahkan, sebenarnya hari ini datang sebanyak 56 personil paramotor. Dari 56 personil tersebut yang berhasil take off di Pantai Parangtritis dan Parangkusumo sebanyak 51 paramotor.

"51 paramotor ini sudah melebihi target kami sebelumnya yang hanya menargetkan 50 paramotor terbang membentuk formasi. Sebanyak 51 paramotor ini sekaligus memecahkan rekor sebelumnya di Ngawi," paparnya.

Tunjung menerangkan, sebenarnya formasi yang diperagakan 51 paramotor di langit Pantai Depok Bantul hanya formasi biasa, yakni memutar tiga sampai empat kali. Namun, persoalan kencangnya angin di Pantai Selatan Bantul menjadi persoalan tersendiri.

"(Tantangannya) harus mempertimbangkan kekuatan angin. Kalau angin selama dia tidak menyilang tidak menjadi masalah. Untuk paramotor yang oleng itu biasanya karena ada angin dari samping," sebutnya.

Setelah berhasil membentuk formasi dan memutar di atas Runway Pantai Depok Bantul, sejumlah paramotor memilih landing di pantai ini. Namun mayoritas kembali ke Pantai Parangtritis dan Parangkusumo untuk landing di sana.
The Jupiters Aerobatic TeamThe Jupiters Aerobatic Team Foto: Usman Hadi/detikcom

Di tempat itu, Sultan bersama tamu undangan lainnya juga menyaksikan penampilan The Jupiters Aerobatic Team. Manuver-manuver The Jupiters pun membuat Sultan terkesima.

"Saya kira bagus, saya kira di Asia itu mungkin baru satu-satunya," kata Sultan kepada wartawan sesuai menyaksikan penampilan The Jupiters di JAS 2018.

Sultan melanjutkan, di Asia memang sudah ada penampilan seperti The Jupiters Aerobatic Team, yakni dari Korea. Namun di negara Asia Timur itu pesawatnya menggunakan jet, bukan memakai pesawat berjenis wongbee.

"Mungkin juga korea (ada seperti The Jupiters), tapi itu jet. Saya kira bagus (penampilan The Jupiters)," lanjut Sultan.
JAS 2018 Berhasil Pecahkan Rekor Nasional ParamotorFoto: Usman Hadi/detikcom

Menurutnya, JAS bisa menjadi nilai tambah pariwisata di Yogyakarta. Sebab dari berbagai daerah, DIY menjadi satu-satunya tempat yang bisa menggelar olahraga kedirgantaraan tahunan seperti JAS.

"Karena belum tentu setiap provinsi punya pangkalan. Setiap tahun, setiap tanggal yang ditentukan di tahun sebelumnya, mungkin pemasarannya (akan) jauh lebih bagus," tutupnya.
(bgs/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed