DetikNews
Sabtu 17 Februari 2018, 19:44 WIB

Kampanye Pilgub Jateng

Jika Terpilih, Sudirman Said Programkan Sekolah Pamong Desa

Pertiwi - detikNews
Jika Terpilih, Sudirman Said Programkan Sekolah Pamong Desa Pasangan Sudirman-Ida (Foto: redaksi)
Temanggung - Calon Gubernur Jawa Tengah nomor urut 2, Sudirman Said, menilai perangkat desa sebagai ujung tombak pembangunan daerah. Hal itu yang kemudian mendorong dirinya membuat program sekolah pamong desa jika terpilih nantinya.

"Sekolah pamong desa ini tujuannya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) bagi perangkat desa," ujar Sudirman Said usai menyampaikan visi misi cagub dan cwwagub Jateng Tengah yang diselenggarakan Badan Kerja Sama Antargereja Kristen dan Forum Lintas Iman Kabupaten Temanggung, di Temanggung, Sabtu (17/2/2018).

Menurut Sudirman, tugas dari seorang perangkat desa sama beratnya dengan profesi lain. Untuk itu, mereka perlu dibekali atau diperkuat dengan kemampuan administrasi, manajerial, dan kepemimpinan.

"Walaupun kecil sebenarnya mereka punya proyek, maka manajemen proyek mesti diberikan. Termasuk soal kontrol atau pengawasan karena kepala desa memang menjadi ujung tombak dari pembangunan," terangnya.

Dikatakannya, kepala desa memiliki tanggung jawab dana cukup besar, tetapi kemudian ujungnya sering terpeleset. Meski demikian, dia meyakini bahwa sebagian besar dari kesalahan yang dilakukan bukan untuk korupsi tetapi karena kealpaan administrasi.

Karena hal tersebut, Sudirman memiliki ide untuk program sekolah pamong desa. Apalagi, selama ini belum pernah ada tempat pendidikan untuk seorang perangkat desa. Padahal untuk jabatan lainnya, seperti camat atau polisi, ada sekolah masing-masing.

"Sekolah pamong desa saya yakini sesuatu yang akan berdampak besar karena ketika kami bicara dengan perangkat desa, mereka menyambut dengan baik," jelasnya.

Nantinya, anggaran sekolah pamong desa akan disiapkan oleh provinsi. Jika pun kurang, bisa meminta bantuan pemerintah pusat karena ada kesempatan untuk mengusulkan.

"Cara masuknya kita buat perda yang mewajibkan setiap perangkat desa terpilih atau diangkat harus masuk ke dalam program pelatihan dulu, saya rasa tidak akan ada yang menolak ini karena memang sesuatu yang mereka butuhkan," tandas Sudirman.
(mbr/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed