DetikNews
Sabtu 17 Februari 2018, 19:35 WIB

Kesaksian Pengunjung Hotel di Solo Tempat Bocah 4 Tahun Disekap

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Kesaksian Pengunjung Hotel di Solo Tempat Bocah 4 Tahun Disekap Hotel Wismantara, lokasi bocah 4 tahun disekap di Solo (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Solo - Seorang bocah 4 tahun disekap di kamar nomor 11 Hotel Wismantara di Jalan RM Said, Solo. Anak laki-laki berinisial P itu ditemukan dalam kondisi kaki dan tangan terikat, serta penuh luka. Begini kesaksian penghuni hotel yang mengetahui kejadian tersebut.

Polisi telah menetapkan dua tersangka, yakni Dedi (ayah tiri korban) dan Iwan (adik Dedi. Selain itu, 3 orang lagi yang terhubung dalam kasus ini, yakni Maria (ibu kandung korban), Aji (adik Dedi) dan seorang nenek yang belum diketahui namanya.

Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh penghuni kamar nomor 2 di seberang tempat P disekap. Dia biasa dipanggil Sri. Saat ditemui detikcom di hotel yang berada, Sri menceritakan kamar tersebut sebenarnya dihuni 3 orang. Mereka adalah Aji, Iwan dan seorang nenek renta.

"Mereka sudah menginap seminggu lebih di sini. Adanya cuma tiga orang itu, tidak ada anak kecil, tidak ada yang suami istri (Dedi dan Maria)," kata Sri, Sabtu (17/2/2018).

Baca juga: Disekap Selama 3 Hari, Bocah di Solo Ditemukan Terikat dan Terluka


Namun pada Jumat (16/2) kemarin, Sri mendengar suara anak-anak berteriak. Setelah dicari-cari, suara tersebut berasal dari kamar nomor 11.

"Saya sedang nonton televisi di ruang depan. Lalu dengar suara anak kecil. Saya lihat di loteng enggak ada anak-anak, tenyata dari kamar nomor 11. Padahal dari kemarin enggak ada anak-anak," ucapnya.

Sri lalu mengajak pegawai hotel mengintip ke dalam kamar dari lubang ventilasi. Ternyata benar, ada anak kecil di dalamnya. Mereka lalu mendobrak pintu kamar. Didapati P sendirian dengan kaki dan tangan terikat. Terdapat lakban putih yang menempel di bagian leher.

"Kemungkinan lakbannya sebenarnya di mulut tapi kena keringat lalu lepas. Jadi anak itu bisa bicara. Kita tidak berani pegang apapun di situ, hanya kita foto dan langsung panggil polisi," ujarnya.

Baca juga: Ada Luka di Kemaluan Bocah 4 Tahun yang Disekap Ayah Tiri di Solo


Sebelum polisi datang, tiga penghuni kamar kemudian datang ke hotel. Mereka pun sempat dicegah masuk oleh pegawai hotel.

"Ditanya kenapa ada anak kecil diikat. Jawabannya anaknya stres, memang harus diikat biar tidak menghabiskan makanan," kata Sri.

Penghuni itu lalu masuk ke kamar dan melepas ikatan P. Selang 5 menit, polisi kemudian tiba di lokasi. Beruntung sebelumnya Sri dan pegawai hotel telah memotret kondisi P saat terikat untuk barang bukti.

Baca juga: Ini Pengakuan Pelaku Penyekap dan Penganiaya Bocah 4 Tahun di Solo


Saat ini Aji dan neneknya masih menginap di Hotel Wismantara. Aji mengaku bertugas merawat neneknya yang sudah sakit-sakitan.

Saat ditemui di depan kamarnya, Aji bercerita bahwa P memang diikat karena takut merusak kamar. "Takut nanti mainan listrik, kalau kebakaran gimana. Anaknya memang nakal banget. Makanya tidak diajak pergi," ujar Aji.

Sementara itu, Kapolsek Banjarsari, I Komang Sarjana, mengatakan telah memeriksa seluruh orang yang terhubung dalam peristiwa itu. "Untuk dua orang itu (Aji dan nenek) tidak terlibat dalam penganiayaan. Saat ini baru Iwan dan Dedi yang jadi tersangka," tegasnya.
(mbr/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed