DetikNews
Selasa 13 Februari 2018, 16:40 WIB

Tanah Gerak di Banjarnegara: 1 Dusun Dikosongkan, 4 Dusun Terisolir

Uje Hartono - detikNews
Tanah Gerak di Banjarnegara: 1 Dusun Dikosongkan, 4 Dusun Terisolir Kampung dikosongkan oleh penghuninya (Foto: Uje Hartono/detikcom)
Banjarnegara -
Satu dusun di Desa Sirongge, Kecamatan Pandanarum, Banjarnegara, dikosongkan. Pasalnya, material tanah longsor dari atas bukit terus bergerak mendekati pemukiman warga. Selain itu ada empat dusun lainnya yang terisolir total akibat terkepung longsor.

Kepala Desa Sirongge, Warno Dedi Aryanto, mengatakan sejak longsor pada Jumat (9/2) malam tanah masih terus bergerak. Menurutnya, rata-rata pergerakan tanah mencapai 15 meter per hari.

"Saat ini satu dusun harus mengungsi. Untuk jumlahnya ada 128 KK atau 418 jiwa," terangnya saat ditemui di lokasi bencana, Selasa (13/2/2018).

Saat ini, warga mengungsi ke sejumlah titik. Baik di rumah saudara maupun di rumah tetangga yang dianggap aman dari ancaman tanah gerak. Namun, ia tidak memungkiri masih ada beberapa warga yang enggan mengungsi.

"Masih ada satu orang yang belum mengungsi. Ini menjadi PR kami untuk membujuk supaya mau mengungsi. Meski lambat, namun pergerakan tanah terus terjadi baik saat hujan maupun tidak," kata dia.

Tanah Gerak di Banjarnegara: 1 Dusun Dikosongkan, 4 Dusun TerisolirTim SAR memastikan seluruh rumah warga kosong penghuni (Foto: Uje Hartono/detikcom)

Untuk itu, ia mengimbau kepada warga untuk mematuhi perintah dari pemerintah dalam hal ini adalah BPBD Banjarnegara. Saat ditanya soal kebutuhan untuk pengungsi, Warno menyebutkan semua sudah tercukupi.

Selain itu, akibat tanah gerak ini juga memutus akses jalan menuju dusun 3, 4, 5 dan 6. Saat ini, warga di empat dusun tersebut lumpuh total karena tidak bisa kemana-mana.

[Gambas:Video 20detik]


"Kami sedang membuat jalan alternatif di atas mahkota tanah longsor. Harapannya bisa membuka akses menuju ke empat dusun tersebut. agar warga di empat dusun tidak lumpuh seperti sekarang. Apalagi penerangan juga mati," ujarnya.

Tanah Gerak di Banjarnegara: 1 Dusun Dikosongkan, 4 Dusun TerisolirKondisi salah satu rumah warga (Foto: Uje Hartono/detikcom

Warno menuturkan, empat dusun yang terisolir tersebut termasuk yang berpenduduk banyak. Disebutkan, jumlah warga yang ada di empat kadus tersebut sekitar 3 ribu jiwa.

Saat ditanya kebutuhan pokok untuk warga di empat dusun tersebut, ia melihat masih cukup untuk satu bulan ke depan. Mengingat sebagian besar warga adalah petani padi. Hanya, untuk lauk-pauk seperti tahu atau tempe sulit didapatkan warga.

"Kalau untuk beras warga tidak bingung. Karena hasil panen tidak selalu dijual sehingga setelah dipanen bisa untuk dimakan sendiri. Tetapi untuk keperluan lain seperti tahu dan tempe hingga garam memang sulit," ungkapnya.
(mbr/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed