Foto tumpukan sampah tersebut kali pertama diunggah Andri Utomo dalam grup Facebook Ambarawa. Ia menuliskan, "face of...semoga tidak terjadi di Ambarawa...Jalan Nasional dan jalur utama propinsi di wilayah Kabupaten Semarang...Halo Dinas Lingkungan Hidup Kab Semarang".
Tulisan tersebut di-upload pada, Senin (12/2), sekitar pukul 13.49 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan pantauan detikcom di lokasi hari ini, sampah tersebut masih menumpuk di pinggir jalan. Jika melihat sampah yang ada tersebut antara lain meliputi kulit durian, bekas botol mineral, popok bekas, dan masih banyak lagi.
Diduga sampah yang dibuang sembarangan ini berasal dari sampah rumah tangga.
Sampah menumpuk di Kabupaten Semarang. Foto: Eko Susanto/detikcom |
Lokasi tumpukan sampah ini berada di sebelah kiri jalan dari arah Solo-Semarang, persisnya sebelum Jembatan Tuntang. Memang tumpukan sampah ini tak sampai ke badan jalan, namun pengendara yang melintas harus mencium bau dan pemandangan tak sedap.
Sekretaris Kecamatan Tuntang, Doningos mengatakan bahwa di kecamatan tersebut tak memiliki tenaga khusus terkait masalah ini.
Sampah menumpuk di Kabupaten Semarang. Foto: Eko Susanto/detikcom |
"Kami pihak kecamatan tidak punya tenaga maupun kewenangan untuk mengurusi masalah sampah. Kami nanti akan koordinasi dengan PU (pekerjaan umum) Kabupaten Semarang untuk mengangkut sampah tersebut," kata Doningos saat ditemui di kantornya, Selasa (13/2/2018).
Diwawancara terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Semarang, Nurhadi Subroto mengaku belum menerima laporan terkait dengan pembuangan sampah tersebut.
"Kami akan menindaklanjutinya," tegas Nurhadi saat dihubungi wartawan. (sip/sip)












































Sampah menumpuk di Kabupaten Semarang. Foto: Eko Susanto/detikcom
Sampah menumpuk di Kabupaten Semarang. Foto: Eko Susanto/detikcom