DetikNews
Jumat 09 Februari 2018, 18:24 WIB

KPU Jateng Datangi Warga Samin di Blora untuk Coklit Data Pemilih

Arif Syaefudin - detikNews
KPU Jateng Datangi Warga Samin di Blora untuk Coklit Data Pemilih Foto: Arif Syaefudin/detikcom
blora - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah melaskanakan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih terhadap warga Samin di Dukuh Karangpace, Desa Klopoduwur Kecamatan Banjarejo, Blora.

Coklit kali ini terlihat menarik, sebab warga Samin selama ini cenderung kurang percaya terhadap sistem pemerintahan yang berlaku.

Muslim Aisha, Anggota KPU Provinsi Jateng, menyebutkan coklit tersebut merupakan bagian dari misi KPU untuk memastikan bahwa seluruh masyarakat di Jawa Tengah berhak untuk memberikan hak pilihnya. Selain itu dirinya ingin memastikan tugas PPDP yang ada.

"Ini memang bagian dari KPU Provinsi memastikan, seluruh warga jawa tengah ini itu dalam Pilgub yang akan datang itu bisa menggunakan hak pilihnya, makanya tahapan coklit ini kita secara khusus ingin menengok warga samin secara dekat," terang dia di Desa Klopoduwur, Jumat (9/2/2018).
Coklit terhadap warga Samin di BloraCoklit terhadap warga Samin di Blora Foto: Arif Syaefudin/detikcom

Usai menemui perwakilan warga Samin, ia pun merasa lega. Dalam coklit yang berlangsung di tempat itu, warga Samin menungkapkan kesediaannya untuk memberikan hak pilih dalam Pilgub Jateng mendatang, meskipun bukan secara keseluruhan.

"Melalui Pak Lasio tadi juga sudah memastikan dukungan tersebut. Ini menjadi kelegaan kita bahwa warga Samin pun kita pastikan terdata dan ikut dalam Pemilu mendatang. Semua sudah pakai identitas kependudukan e-ktp. Warga samin sudah sama dengan warga kebanyakan. Mereka juga sudah memiliki KK ataupun e KTP. Jadi mereka tidak akan ada kesulitan dalam penyaluran hak pilih," imbuhnya.

Disisi lain, Lasio salah satu warga Samin mengaku dirinya membebaskan masyarakat warga Samin untuk menyalurkan hak pilihnya pada Pilkada besok. Namun, ia sendiri memilih untuk netral dengan caranya sendiri, ketimbang harus berpihak pada salah satu calon.

"Begini, saya tidak ikut sana tidak ikut sini, saya istirahat di rumah saja. Tergantung anak-anak nanti yang akan memilih, saya tadi berpesan agar mereka benar-benar sesuai hati nurani. Alasan saya istirahat karena saya hanya ingin netral, kalau saya pilih sana nanti sini marah, kalau saya pilih sini nanti sana yang marah," tuturnya dalam dialek Bahasa Jawa khas warga Samin, Blora.
(bgs/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed