DetikNews
Jumat 09 Februari 2018, 16:56 WIB

Tak Lagi Sekolah, Anak 13 Tahun di Brebes Ini Jualan Bakso Keliling

Imam Suripto - detikNews
Tak Lagi Sekolah, Anak 13 Tahun di Brebes Ini Jualan Bakso Keliling Erun dikelilingi anak-anak pembeli bakso gorengnya. (Foto: Imam Suripto/detikcom)
Brebes - Wiherun, hanya bisa menamatkan sekolah dasar. Bocah 13 tahun di Brebes itu kini harus membantu orang tuanya mencari nafkah dengan jualan bakso goreng setiap harinya. Padahal di daerahnya, Pemkab mengaku menggratiskan biaya sekolah SD dan SMP.

Erun, demikian dia biasa disapa, adalah anak pertana pasangan Tayo dan Tati, warga Desa Baros, Kecamatan Ketanggungan, Brebes. Setelah lulus SD tahun 2017 lalu, tidak melanjutkan pendidikan di SMP. Alasannya, orang tuanya tidak mampu membiayai kebutuhan sekolahnya.

"Di rumah hanya Bapak yang kerja, sebagai pedagang baso goreng. Tidak punya biaya buat sekolah," ujar Erun Jumat (9/2/2018).

Tak Lagi Sekolah, Anak 13 Tahun di Brebes Ini Jualan Bakso KelilingErun meracik dagangannya (Foto: Imam Suripto/detikcom)

Erun tak sekolah, namun juga tak mau di rumah. Dia lalu ikut bapaknya, jualan bakso goreng. Semula hanya membantuu bapaknya, namun sekarang dia berjualan mandiri. Kadang mangkal di depan sekolah, selebihnya dia berjualan keliling dari kampung ke kampung.

Setiap hari, Erun bisa mendapatkan hasil penghasilan antara Rp 30 ribu hingga Rp 40 ribu per hari. Uang hasil berjualan diberikan kepada orang tuanya, untuk biaya hidupnya dan dua adiknya yang masih kecil.

"Kalaupun saya tidak bisa sekolah, tapi adik adik saya harus sekolah. Jangan seperti saya," ungkap Erun.

Tak Lagi Sekolah, Anak 13 Tahun di Brebes Ini Jualan Bakso KelilingSetiap hari dia berkeliling menjajakan bakso goreng (Foto: Imam Suripto/detikcom)

Ketika dimintai pendapat mengenai fakta tersebut, Wakil Bupati Brebes, Narjo, berjanji akan mendata kembali anak-anak putus sekolah untuk menuntaskan program pemerintah wajib belajar. Bahkan menurutnya, biaya sekolah SD dan SMP di daerahnya ditanggung Pemkab.

"Pemkab ada program KBC (Kartu Brebes Cerdas) dan GKB (Gerakan Kembali Bersekolah). Kita upayakan agar anak-anak yang tidak sekolah bisa menjalani wajib belajar 12 tahun. Kita akan koordinasi dengan SKP dan OPD dan camat bahkan desa untuk mendata anak-anak usia sekolah tapi tidak sekolah," kata Narjo.
(mbr/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed