Warga Solo Ditemukan Meninggal di Kawasan Menara Kudus

Akrom Hazami - detikNews
Rabu, 07 Feb 2018 12:57 WIB
Foto: Akrom Hazami/detikcom
Kudus - Seorang perempuan ditemukan meninggal di kawasan Menara Kudus. Korban ditemukan warga di dalam kios Taman Menara No.19 JlJalan Menara Kudus, Kelurahan Kerjasan, Kecamatan Kota, Rabu (7/2/2018) pukul 10.00 WIB.

Korban adalah Ny Rijati, warga Joyotakan RT 04/RW 05, Serengan, Surakarta. Dia sehari-hari membuka warung makan di kawasan itu.

Begitu ada informasi penemuan mayat tersebut, membuat geger warga sekitar dan juga sejumlah peziarah di makam Sunan Kudus. Sebab lokasi penemuan mayat menjadi jalur utama para peziarah, baik yang hendak, atau setelah ziarah ke makam.

Mayat kali pertama ditemukan oleh sejumlah warga sekitar, setelah sebelumnya mereka curiga karena ada salah satu kios warung makan yang tutup sejak kemarin.

Kapolsek Kota AKP Muh. Khoirul Naim mengatakan warga awalnya curiga karena warung tutup sejak kemarin. Mereka pun mendekati warung untuk mengecek penjual.

"Karena curiga, warga mencongkel pintu warung. Akhirnya ditemukan penjual di warung itu, Bu Rijati sudah dalam kondisi meninggal dunia. Korban sehari-harinya berjualan di kawasan Menara Kudus, " kata Naim kepada wartawan di lokasi.

Saat warga mencongkel pintu dibantu petugas Satpol PP. Mereka ramai-ramai mengangkat mayat korban. Sebagian lainnya melaporkannya ke Polsek Kota.

Selanjutnya, dokter Puskesmas Purwosari dr Teknona Graha Sanjaya yang tiba di lokasi kejadian langsung melakukan pemeriksaan ke tubuh korban. Jenazah Rijati kemudian dibawa menuju RSUD Loekmono Hadi.

"Hasil pemeriksaan menyatakan, tidak ditemukan adanya tanda kekerasan pada korban. Korban meninggal karena sebelumnya menderita penyakit," terangnya.

Menurutnya kesimpulan dokter bahwa korban telah meninggal lebih dari 6 jam dan penyebab kematian dari korban kemungkinan besar karena serangan jantung.

Hal itu diperkuat keterangan warga kepada polisi, yakni sehari sebelumnya korban dibawa anaknya untuk diperiksakan kesehatannya.

"Korban memang punya riwayat penyakit," pungkasnya. (bgs/bgk)