DetikNews
Sabtu 03 Februari 2018, 20:26 WIB

Mbah Sarman, Berusia Seabad dan Masih Rajin Ngaji di Ponpes Gus Mus

Arif Syaefudin - detikNews
Mbah Sarman, Berusia Seabad dan Masih Rajin Ngaji di Ponpes Gus Mus Mbah Sarman bersama keponakannya saat mengaji di pondok pesantren Gus Mus, Rembang. Foto: Arif Syaefudin/detikcom
Rembang - Hitungan usia barangkali tak menjadi penghalang untuk seseorang melaksanakan ibadah, mendekatkan diri kepada sang Pencipta. Jarak yang jauh pun juga tak akan menjadi penghalang bagi orang yang secara ikhlas ingin beribadah.

Ungkapan itulah yang tepat bagi sosok Mbah Sarman warga Desa Weton Kecamatan kota Rembang. Ia yang kini berusia 101 tahun masih aktif ikut pengajian di Pondok Pesantren Raudlatul Thalibin, Leteh, Rembang yang diasuh oleh KH Mustofa Bisri atau akrab disapa Gus Mus.

Rutin tiap hari Selasa dan Jumat, Mbah Sarman menempuh jarak sekitar 6 kilometer, dari rumahnya menuju Leteh. Di hari Selasa ia mengikuti pengajian rutin bersama KH Yahya C Staquf atau Gus Yahya. Sedangkan pada hari Jumat, bersama Gus Mus.

"Saya usia 101 tahun, tapi Alhamdulillah saat ini sama yang panjenengan lihat saya masih suka ikut pengajian. Hitung-hitung ini cara saya mendekatkan diri sama Allah," tuturnya saat ditemui usai pengajian Jumat pagi di lingkup Ponpes Raudlatul Thalibin, Leteh, Rembang, Jumat (2/2/18).

"Saya ingin di usia tua saya ini bisa lebih bermanfaat untuk diri saya sendiri terlebih dahulu. Biar adem, ayem, ngaji itu penting. Apalagi bisa ngaji dengan beliau Mbah Mus, Alhamdulillah sekali," imbuhnya.

Ia berangkat dari rumah menumpang delman sampai tiba di lingkup Ponpes. Terkadang ia didampingi anak ataupun tetangganya saat berangkat mengaji.

"Saya sehari-hari sebagai petani, nggarap sawah di rumah," tutur Mbah Sarman.

Mbah Sarman bercerita, sang istri yang usianya tak jauh berbeda dengannya juga masih sehat. Ia dikaruniai 4 orang anak, 16 cucu, dan 21 buyut.

"Resepnya biar masih tetap sehat seperti ini, saya selalu aktif ke sawah, sedikit-sedikit intinya gerak badan nggarap di sawah. Hitung-hitung olahraga. Saya punya sawah 2 hektare. Sebagian ditanam padi, sebagian lainnya saya garap untuk lahan palawija," kata Mbah Sarman.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed