Raibnya uang puluhan juta ini pertama kali diketahui oleh salah satu pegawai BPR, Rahmad Hidayat. Awalnya dia datang ke kantor sekitar pukul 07.30 WIB pagi tadi. Tidak ada tanda-tanda mencurigakan yang ditemuinya.
"Kebetulan kan ini hari Sabtu, jadi kantor sepi. Hanya ada pegawai yang lembur mengurus tagihan yang belum masuk," kata Rahmad kepada wartawan di lokasi kejadian, Sabtu (3/2/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian Rahmad melaporkan temuan itu ke bagian kredit dan administrasi. Selanjutnya peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Semanu. Tidak berselang lama jajaran kepolisian datang untuk melakukan olah TKP.
Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Rudy Prabowo menjelaskan, saat ini pihaknya sudah mengumpulkan sejumlah barang bukti. Pihaknya juga sedang memeriksa CCTV milik kantor BPR ini.
"Kami masih menunggu (hasil pemeriksaan CCTV), CCTV-nya sekarang masih dianalisa oleh anggota," jelasnya.
Rudy memperkirakan pelaku pembobolan brankas BPR ini lebih dari satu orang. Akibat kejadian ini pihak bank dilaporkan mengalami kerugian sekitar Rp 89.911.000.
"Saya belum bisa berbicara banyak, karena kami masih menyelidiki kasus ini," pungkas dia. (sip/sip)











































