ADVERTISEMENT

Selidiki Meninggalnya Dwi, Polisi Cek Lokasi Diksar Mapala Amikom

Ristu Hanafi - detikNews
Jumat, 02 Feb 2018 12:33 WIB
Ayahanda menunjukkan foto Dwi semasa hidup. Foto: Ristu Hanafi/detikcom
Sleman - Polisi memastikan bakal menyelidiki kasus meninggalnya mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta, Dwi Aprilianda (18) saat mengikuti Diksar Mapala. Penyelidikan awal telah dilakukan.

"Kemarin siang anggota sudah cek langsung ke lokasi karena informasi awal TKP masuk wilayah Polsek Depok Timur, tapi ternyata perbatasan dan masuk wilayah hukum kita," kata Kapolsek Depok Barat, Kompol Sukirin Haryanto, ketika dihubungi detikcom, Jumat (2/2/2018).

Diksar tersebut dilaksanakan di Jembatan Babarsari, Depok, Sleman. Sukirin menjelaskan bahwa pihak keluarga maupun kampus memang belum membuat laporan polisi.

Namun demikian, pihaknya telah menerima informasi di lapangan dan akan menindaklanjutinya untuk mendalami apakah ada unsur kelalaian di balik meninggalnya Dwi.


"Hari ini anggota menghubungi panitia diksar agar ada salah satu yang membuat laporan resmi ke polisi. Selanjutnya kita cek lagi bersama panitia ke TKP," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Dwi Aprilianda, mahasiswa semester 1 jurusan D3 Teknik Informatika meninggal setelah sempat dirawat di rumah sakit, Rabu (31/1) sore kemarin. Siang harinya, dia mengikuti kegiatan Mapala di wilayah Babarsari, Depok, Sleman.


Wakil Rektor III Universitas Amikom Yogyakarta, Ahmad Fauzi saat dihubungi detikcom, Kamis (2/2) menyatakan pihaknya berjanji bakal melakukan investigasi dan evaluasi internal kegiatan Diksar Mapala.

Menurut Fauzi, kegiatan diksar Mapala itu kegiatan resmi dan telah mendapat izin dari kampus. Menyangkut pertanggungjawaban kampus terhadap peristiwa ini, Fauzi menegaskan bakal bertanggung jawab. (sip/sip)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT