DetikNews
Senin 29 Januari 2018, 18:08 WIB

Ini Tempat Mahasiswi UNS Dilempar ke Sungai Opak Bantul

Usman Hadi - detikNews
Ini Tempat Mahasiswi UNS Dilempar ke Sungai Opak Bantul Foto: Usman Hadi/detikcom
Bantul - Jembatan Kretek, Bantul adalah tempat korban Septiana (20) warga Bayat, Klaten dilemparkan oleh pacarnya ke Sungai Opak. Jembatan itu tidak jauh dari pintu loket obyek wisata kawasan Pantai Parangtritis.

Jembatan sepanjang lebih dari 125 meter itu merupakan jalan utama ke kawasan Parangtritis dari jalan raya Parangtritis.

Korban Septiana (20) seorang mahasiswi UNS, Solo. Korban datang bersama pacar dan satu orang laki-laki teman pacarnya. Septiana mengendarai sepeda motor. Sedangkan pacarnya berboncengan dengan temannya.

[Gambas:Video 20detik]


Dia ditemukan tenggelam di Sungai Opak bawah Jembatan Kretek Bantul, Senin (29/1/2018) dini hari. Menurut kesaksian warga, sebelum dievakuasi korban sempat berteriak meminta pertolongan.

"Jam 02.10 WIB saya mendengar suara di Jembatan Kretek itu. Tetapi saya lihat kok enggak ada apa-apa, tapi kok ada suara. Saya kembali ke rumah, saya pulang dulu," kata salah satu saksi mata, Wijiyanto (77) kepada wartawan, Senin (29/1/2018) sore.

Sesampainya di rumah ternyata suara dari arah sungai terdengar lagi. Karena penasaran akhirnya Wijiyanto berbekal senter di tangan berupaya mendekati sumber suara tersebut.

"Korban (teriak) minta tolong. Posisi korban pegangan bambu yang temangsang (menyangkut) di bawah jembatan," sebutnya.
Jembatan KretekJembatan Kretek Foto: Usman Hadi/detikcom

Wijiyanto kemudian meminta pertolongan ke warga sekitar. Setelahnya dia melapor ke petugas piket di Koramil Kretek yang kantornya tidak jauh dari lokasi kejadian.

"Kurang lebih jam 03.00 WIB (korban dievakuasi). Di sini sudah banyak polisi," ungkap warga Desa Donotirto, Kecamatan Kretek ini.

Sementara warga setempat lainnya, Tego Suprapto (47) menambahkan, korban berhasil dievakuasi oleh warga menggunakan pelampung dan seutas tali. Korban lalu ditarik oleh warga dan dievaluasi ke rumahnya yang persis berada di utara Sungai Opak.

"Korban agak kedinginan. Saat dievakuasi korban masih pakai jaket, di (dalam) air saja masih pakai sandal. Masih komplet, masih pakai helm juga," jabarnya.

Setelah berhasil dievakuasi, korban sempat mandi di kamar mandi miliknya, kemudian oleh istrinya dipinjamkan baju dan sarung. Kemudian sekitar pukul 04.00 WIB korban diamankan oleh petugas Polsek Kretek dan kemudian dibawa ke puskesmas.
(bgs/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed