Salah seorang tetangga korban, Parti (34) mengaku awalnya dirinya melihat kepulan asap tebal membumbung dari dalam rumah korban. Saat dicek, ternyata sebagian rumah milik korban telah terbakar.
"Saat itu ada kepulan asap dari rumah Pak Karnadi. Karena takut, saya langsung teriak minta tolong. Beruntung masih ada warga yang ada dirumah," tuturnya saat ditemui detikcom di lokasi kejadian, Desa Nglojo Rt 2 Rw 1 Kecamatan Sarang, Jumat (26/1/18).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka mengeluarkan perabot rumah tangga dari dalam rumah korban. Warga lainnya membantu memadamkan api dengan cara menyiram air menggunakan ember. Dinding rumah langsung dirobohkan dengan harapan api tidak merembet ke bangunan lainnya," jelasnya.
Sementara itu saat dikonfirmasi Kapolsek Sarang AKP I Made Hartawan menyebutkan, pihak kepolisian masih mendalami penyebab secara pasti kejadian kebakaran tersebut.
"Namun, dugaan sementara api berasal dari tungku api yang lupa dimatikan seusai memasak. Sedangkan saat itu oleh sang pemilik rumah ditinggal pergi ke sawah. Sehingga api menyulut ke bangunan yang berdekatan dengan tungku," papar Hartawan.
Atas insiden tersebut, 2 lemari pakaian yang terbuay dari kayu, 1 tempat tidur, 1 kasur kapuk, gabah 400 kg, 2 kalung senilai Rp 2 juta, 4 gelang senilai 4 juta, TV 21 inci, kini hangus dan rusak akibat terbakar. Total kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp 60 juta. (sip/sip)











































