DetikNews
Rabu 17 Januari 2018, 19:49 WIB

Polemik Lahan NYIA, Ombudsman Sarankan PLN Kulon Progo Dievaluasi

Usman Hadi - detikNews
Polemik Lahan NYIA, Ombudsman Sarankan PLN Kulon Progo Dievaluasi Foto: Usman Hadi/detikcom
Yogyakarta - Ombudsman RI (ORI) DIY merekomendasikan agar PLN Kulon Progo dievaluasi. PLN dianggap telah melakukan tindakan tidak patut kepada warga penolak pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) dengan memutus jaringan listrik warga secara paksa.

"Untuk PLN, dalam kesimpulan kami telah melakukan perbuatan tidak patut. Saran kami PLN melalui APJ (Area Pelayanan dan Jaringan) melakukan evaluasi terhadap PLN Kulon Progo," kata Kepala ORI DIY, Budhi Masthuri, kepada wartawan di kantornya, Rabu (17/1/2018).

Berdasarkan hasil investigasi ORI, diketahui PLN memutus jaringan listrik rumah terdampak pembangunan Bandara NYIA tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Padahal status warga terdampak bandara adalah konsumen PLN yang selama ini rutin membayar tagihan.

"Kami menemukan bahwa PLN tidak melakukan peringatan dan pemberitahuan mengenai akan dilakukannya pembongkaran meteran dan pemutusan aliran listrik," jelas Budhi.

Oleh sebab itu, lanjut Budhi, pemutusan aliran listrik ke rumah-rumah warga penolak bandara yang dilakukan PLN menyalahi prosedur. Padahal menurut aturan yang ada, sebelum memutus aliran listrik PLN wajib memberikan peringatan dan pemberitahuan ke warga.

"Jadi kalau dalam konteks maladministrasi, maladministrasinya (yang dilakukan PLN) adalah tindakan tidak patut," tutupnya.

Sebelumnya, PT AP I menggandeng PLN dan kepolisian melakukan pengosongan paksa rumah warga terdampak NYIA, Senin (27/11/2017). Pengosongan tersebut dilakukan secara simbolis salah satunya dengan memutus jaringan listrik ke rumah-rumah warga.
(mbr/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed