DetikNews
Selasa 16 Januari 2018, 18:16 WIB

Rawan Ambruk, Bangunan di Keraton Surakarta Ini akan Dirobohkan

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Rawan Ambruk, Bangunan di Keraton Surakarta Ini akan Dirobohkan Tembok di kawasan Baluwarti Solo ambruk dipasangi garis polisi. Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom
Solo - Ambruknya tembok di kawasan Keraton Kasunanan Surakarta membuat bangunan di dekatnya rusak parah. Pihak keraton berencana merobohkannya karena khawatir bakal ambruk sewaktu-waktu.

Seperti diketahui, terlihat retakan besar pada bangunan yang terletak di ujung barat Sasono Putro, kediaman raja Pakubuwono XIII itu. Selain dapat menimpa orang lewat, bangunan juga dapat menimpa Dalem Prabuwinatan yang berada di sebelah baratnya.

"Kalau dari masyarakat dan pihak keraton pinginnya dirobohkan dulu. Kalau ini roboh akan mengamankan aset yang lain," kata perwakilan keraton, KP Bambang Pradotonagoro saat meninjau lokasi bersama Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB), Selasa (16/1/2018).

Dia mengatakan terdapat kendala untuk merobohkan bangunan tersebut. Jika dirobohkan, kata dia, bangunan sekitarnya juga akan ikut roboh.

"Yang jadi masalah kalau dirobohkan, atapnya ini ikut roboh, bangunan sebelahnya juga ikut roboh. Ini ada tekniknya supaya tidak menjalar," ujar dia.

Setelah roboh, sisi barat keraton akan terbuka. Keraton harus memasang seng penutup ataupun petugas keamanan yang menjaga sisi tersebut.

Pengkaji Cagar Budaya BPCB Jawa Tengah, Wahyu Broto Raharjo, memastikan bangunan tidak boleh dirobohkan dalam waktu dua hari ke depan. Pihaknya masih harus berkoordinasi dengan tim.

"Kami hari ini ditugasi mendokumentasikan dan mengukur. Kalau data sudah valid dan bisa dijadikan referensi untuk merehabilitasi, baru bisa dilakukan pembongkaran," kata Broto.

Untuk sementara, dia meminta agar Jalan Sasono Mulyo ditutup untuk beberapa hari ke depan. Sebab, getaran dari kendaraan yang melintas dapat menambah retakan bangunan.

"Setelah dirobohkan akan dibangun persis seperti awalnya. Soal anggaran, karena ini peringkatnya nasional, dana dari pemerintah pusat," tutupnya.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed