"Yang saya hafal Suku Jawa, Suku Sunda, Suku Madura, Suku Baduy, Suku Betawi, Suku Dayak, Suku Batak, Suku Sasak, Suku Bayuh, Suku Asmat, Suku Makassar, Suku Bone, Suku Toraja, udah yang lain lupa," kata Joko Widodo.
Hal ini disampaikan Jokowi dalam sambutannya dalam acara pembukaan Muktamar XII, Jama'iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu' Tabaroh An Nahdliyyah di Pendopo Kabupaten Pekalongan, Senin (15/1/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyaknya suku dan bahasa tersebut, Jokowi meminta para ulama maupun kyai yang hadir dalam Pembukaan Muktamar, agar hal-hal yang berkaitan dengan ukhuwah bisa selalu disampaikan. Persatuan dan kesatuan, kata Jokowi, harus terus tetap terjaga.
"Pancasila sebagai ideologi negara, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, undang-undang dasar 1945 harus betul-betul menjadi pedoman kita dalam bernegara kita di Indonesia," pesan Jokowi.
Usai membuka acara Muktamar VII, Presiden melanjutkan acara di Lapangan SMA N Kajen, yang berjarak sekitar 600 meter dari acara pembukaan Muktamar. Di sana, rencananya Jokowi akan membagikan Kartu Indonesia Pintar (KIP). (sip/sip)











































