DetikNews
Jumat 12 Januari 2018, 17:31 WIB

Dikeluhkan Konsumen, Premiun di SPBU Ini Diduga Tercampur Solar

Usman Hadi - detikNews
Dikeluhkan Konsumen, Premiun di SPBU Ini Diduga Tercampur Solar SPBU Gading, Gunungkidul (Foto: Usman Hadi/detikcom)
Gunungkidul - Sejumlah kendaraan milik warga mogok setelah diisi dengan BBM jenis premium dari SPBU 44.55809 Gading, Kecamatan Playen, Gunungkidul. Premium tersebut diduga telah terkontaminasi solar.

Salah satu warga, Sofyan, mengaku membeli premium sebesar Rp 15 ribu pada Kamis (11/1) sore. Namun beberapa saat setelah kendaraan berjalan, motor yang dikendarainya mogok di sekitar hutan Tleseh, Playen.

"Motor saya rusak, pas saya buka ternyata tangkinya berisi solar," kata Sofyan.

Manager SPBU 44.55809 Gading, Wahyudi, tidak membantah adanya kejadian tersebut. Sejumlah konsumen memang telah mendatangi SPBU yang dikelolanya, karena setelah mengisi premium di tempatnya ternyata kendaraan mengalami kerusakan.

"Iya, memang sudah ada pelanggan yang datang, tapi saya tidak menghitung jumlahnya," ucap Wahyudi saat ditemui wartawan di kantornya, Jumat (12/1/2018).

Terkait dugaan BBM jenis premium diduga telah terkontaminasi solar yang dijualnya, Wahyudi belum bisa berkomentar banyak. Sebab, sampai saat ini tim dari Pertamina masih meneliti kandungan BBM jenis premium tersebut.

"Tim dari Pertamina sudah mengambil sampel untuk mengetahui apakah memang benar terkomintasi atau tidak. Hasilnya baru kita ketahui setelah ada uji lab," ungkapnya.

Wahyudi melanjutkan, pihaknya memperkirakan sudah menjual sekitar 300-400 liter BBM jenis premium sejenis. Setelah muncul peristiwa ini, pihaknya memilih tidak lagi menjual BBM jenis premium yang sama.

"Sekarang ini kami masih menunggu hasil investigasi. Untuk sementara waktu kami tidak menjual premium," pungkas dia.
(mbr/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed